Showing posts with label Tips And Tricks. Show all posts
Showing posts with label Tips And Tricks. Show all posts

2 Cara Mudah Mengaktifkan XL Pass

Pada bulan Oktober tahun 2017, saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Seminar Internasional di Turki. Kegiatan ini dibiayai oleh beasiswa LPDP. Pada kesempatan ini, peserta yang berasal dari Indonesia lumayan banyak, lebih kurang ada 40 orang. Mereka berasal dari Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, dll. Jumlah ini membuat kami merajai kegiatan seminar tersebut, sampai-sampai keynote speaker dan peserta dari negara lainnya pun tertarik dengan beasiswa LPDP.

Sebelum mengikuti kegiatan tersebut, seperti biasa, kami sering bertemu untuk membahas persiapan untuk ke Turki. Salah satu persiapan yang paling penting (terutama bagi kids jaman now) adalah koneksi internet. Pada awalnya, kami sangat bingung, resah, dan gelisah dengan permasalahan ini. Bagaimana tidak, pergi ke Turki tanpa punya koneksi internet itu bagai sayur tanpa garam, jalan sedikit saja bikin kaki langsung keram. Kami takut tidak dapat berkomunikasi dengan kolega di Indonesia (padahal untuk eksis).

Nah, di tengah kegalauan itu, setelah searching kesana kemari, akhirnya saya menemukan satu fitur dari XL, namanya XL Pass.

Apa itu XL Pass?

XL Pass adalah sebuah fitur yang disediakan oleh XL Axiata yang memungkinkan kita untuk tetap terkoneksi dengan jaringan XL selama berada di 40 negara (informasi mengenai negara-negara ini dapat kalian lihat disini- Halaman XL). XL Pass itu bukanlah kuota internet, hanya pembuka kunci agar kuota XL kalian bisa dipakai di luar negeri. Jadi, kalian harus punya kuota internet XL terlebih dahulu. XL PASS dapat dibeli saat berada di Indonesia atau setelah berada di luar negeri. Untuk kenyamanan kalian, saya menyarankan untuk mengaktifkan XL PASS sebelum keberangkatan. Apakah bermasalah jika kalian mengaktifkan XL Pass di luar negeri? Saya rasa tidak. Karena ada salah satu dari teman saya yang mengaktifkan (bahkan isi pulsa) saat berada di Turki. Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dan dia masih selamat sampai saat ini.

Salah satu alasan bagi kami untuk memilih XL Pass adalah harganya yang lumayan murah jika dibandingkan dengan produk-produk sebelah. Untuk membeli XL Pass, tersedia 3 pilihan harga. Adapun pilihannya adalah sebagai berikut.

Untuk pelanggan Prabayar

Jumlah Hari Harga (Rp)
3 150.000
7 200.000
30 350.000

Untuk XL Go

Jumlah Hari Harga (Rp)
3 200.000
7 350.000
30 600.000

Karena kami hanya seminggu berada di Turki, maka kami memilih paket yang Rp. 200.000 untuk 7 hari. Selanjutnya, supaya lebih menghemat lagi, kami membentuk kelompok lagi untuk membeli paket ini. Jadi, untuk setiap dua orang, hanya satu orang saja yang membeli (bahkan ada yang beli untuk bertiga). Selanjutnya kami menggunakan tethering (sharing jaringan). 

Pada saat berada di Turki, kalian tinggal mengaktifkan fitur roaming pada smartphone untuk dapat menggunakan koneksi internet. Pengaktifkan ini sangat mudah dilakukan melalui Setting di smartphone kalian. Bagaimana dengan koneksinya? Sangat bagus. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh operator pilihan XL di Turki, yaitu Vodafone. Setiap daerah yang kami kunjungi mampu menangkap jaringan ini tanpa ada masalah (kecuali kalau berada di kereta bawah tanah). 

Sebelum mengaktifkan fitur ini, pastikan kalian memiliki kuota internet dari paket berikut.
  • Paket HotRod
  • XTRA Combo
  • XL Go

Jika kalian tidak memiliki paket ini, maka kalian tidak dapat mengaktifkan fitur XL Pass. Berdasarkan pengalaman saya, pada awalnya saya sempat bingung kenapa XL Pass saya selalu error saat diaktifkan, padahal pulsa ada, kuota internetnya juga ada. Setelah saya cek, ternyata kartu yang baru saja saya beli dengan harga mahal itu memiliki paket internet aktif XTRA Combo Lite, bukan XTRA Combo doank! Akhirnya, saya harus mengisi pulsa lagi untuk mengaktifkan paket internet XTRA Combo seharga Rp. 89.000 untuk 12 GB. Selain itu, kalian juga harus mempersiapkan pulsa yang sesuai dengan harga harga XL Pass itu sendiri.

Cara Mengaktifkan XL Pass

Ok, sekarang kembali ke pokok permasalahannya. Bagaimana cara mengaktifkan fitur XL Pass? Ada dua cara, yang pertama menggunakan aplikasi myXL dan yang kedua menggunakan *123*747#. 

1. Mengaktifkan fitur XL Pass menggunakan aplikasi myXL

  • Buka aplikasi myXL, klik pada logo kuning
  • Pada pop-up menu, pilih Beli Paket
  • Scroll down, klik pada Roaming
  • Pilih pada paket yang kalian butuhkan, klik beli
  • Tunggu beberapa saat sampai ada notifikasi sms dari XL yang menunjukkan bahwa paket kalian sudah aktif
Tampilan Paket XL Pass melalui aplikasi myXL
Tampilan Paket XL Pass melalui aplikasi myXL

2. Mengaktifkan fitur XL Pass menggunakan *123*747#

  • Buka dialpad kalian, ketik *123*747#
  • Pilih 1 XL Pass
  • Pilih 1 Aktivasi XL Pass
  • Pilih paket yang sesuai dengan kebutuhan kalian
Tampilan Paket XL Pass melalui *123*7474#
Tampilan Paket XL Pass melalui *123*7474#

Jika di totalkan, pengeluaran saya untuk koneksi internet ini adalah sebagai berikut.
Item Harga
Paket Perdana (Paket XTRA Combo Lite 25 GB)  125.000
Paket XTRA Combo 12 GB 89.000
XL Pass 7 Hari 200.000
Total 414.000

Ternyata, setelah saya hitung begini, saya terkejut juga. Karena harganya hampir setengah juta untuk koneksi internet saja. Namun kalian bisa mengatasinya dengan membeli paket perdana yang murah-murah saja, atau kalian minta sama abg alay yang suka gonta ganti kartu XL untuk paket internetnya. Jadi harganya bisa menjadi leboih murah lagi.

Sekian informasinya. Akhir kata, saya ingin mengucapkan have a nice holiday.

Cara Menyimpan Nomor Kontak tanpa Takut Terhapus di Smartphone

Sedikit Sejarah Cara Penyimpanan Nomor Kontak

Pada saat Nokia masih merajai dunia per-hp-an, sebagian orang akan mencatat nomor kontak atau nomor HP penting di buku catatan kecil atau menyimpannya di memori kartu SIM. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila hp yang sedang dipakainya itu hilang atau rusak, maka mereka masih memiliki nomor hp orang yang diinginkannya.
Suatu hal yang mengejutkan saya adalah banyak orang yang masih tetap melakukan hal tersebut, padahal mereka sudah menggunakan smartphone. Mereka terbiasa menyimpan semua nomor kontak di kartu SIM. Padahal, jumlah maksimum penyimpanan di kartu SIM hanya berjumlah 200 nomor saja. Tentu saja itu tidak cukup. Lalu, bagaimana jika kita memiliki 1000 nomor kontak? Apakah kita harus membeli banyak kartu SIM untuk menyimpannya? Tentu saja tidak. Ada satu cara yang ampuh untuk mengatasi hal tersebut.

Pada saat kalian membeli smartphone baru, dalam hal ini saya ambil contoh smartphone dengan OS Android, kalian pasti diminta untuk membuat akun Google pada saat pertama sekali menghidupkannya. Terkadang, orang kounter hp bahkan membuat akun Google dengan nama dan password sembarang saja. Alasan mereka, "asai kana dile (asal sudah ada saja dulu)". Hal tersebut terjadi pada ayah saya saat membeli smartphone baru. Setelah saya cek nama akun Google-nya, saya terdiam, dalam hati saya berkata, "peu i peulaku keu ayah lon nyoe (apa maksud orang yang membuatnya ini)". Nama akun nya aneh sekali, saking anehnya sampai saya malu untuk menulisnya disini.

Ok, lanjut ke pembahasan. Nah, akun yang kalian buat itu fungsinya sangat banyak. Terutama dalam hal sinkronisasi. Sinkronisasi adalah proses penyamaan antara data di smartphone dengan data di server Google. Data sinkronisasi tersebut mencakup data ultah seseorang, tanggal penting di kalender, photo, dan nomor kontak. Ya, nomor kontak. Jadi, misalnya kalian instal ulang smartphone, pasti semua data terhapus bukan? Kalau kalian sudah melakukan sinkronisasi, maka kalian tidak perlu takut dengan kehilangan data. Semua data pasti akan terdownload kembali ke smartphone kalian. 100% sama. Mulai dari photo, tanggal-tanggal penting, catatan di Google Keep, dan nomor kontak. Semuanya akan kembali. Namun, yang menjadi masalahnya adalah sebagian orang masih belum paham, bagaimana dan kapankah sinkronisasi nomor kontak itu dilakukan?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, silahkan ikuti beberapa langkah berikut.

Cara menyimpan nomor kontak tanpa takut terhapus di Smartphone

  • Anggaplah kalian ingin menyimpan nomor kontak tertentu.
  • Setelah mengetik nomor, kalian akan memilih tambahkan kontak baru

  • Disinilah proses yang sangat penting. Agar data kontak tersebut bisa tersinkron dengan server Google, maka kalian harus memilih menyimpannya dengan email Google, bukan memilih menyimpannya di smartphone. Jika kalian memilih menyimpannya di smartphone, hasilnya ya sama saja. Data tersebut akan hilang bersama data lainnya saat proses instal ulang.



Jadi, dari beberapa langkah sederhana di atas, kalian sudah tahu jika penyimpanan data agar bisa sinkron dengan server Google harus dilakukan pada saat kalian menyimpan nomor kontak pertama kalinya. Sebenarnya, ada juga fitur untuk memindahkan data yang terlanjut tersimpan di smartphone ke server Google, namun tidak semua smartphone memiliki fitur tersebut.
Demikianlah pembahasan saya, semoga dapat membantu

Berburu Aplikasi Diskon di Playstore

Kategori Aplikasi Playstore berdasarkan Harganya

Aplikasi yang tersedia di Google Playstore terdiri dari 4 kategori berdasarkan harganya.

  • Kategori pertama adalah aplikasi Paid Apss with In-App Purchase. Maksudnya adalah untuk memakainya, kita harus membeli aplikasi tersebut terlebih dahulu. Nah, In-App purchase artinya aplikasi tersebut menjual item-item tertentu di dalamnya. Misalnya game Modern Combat 4. Kalau saya tidak salah, harganya sekitar 80an ribu rupiah, terus, di dalamnya kalian bisa membeli senjata dan item-item lainnya untuk selangkah lebih maju dalam bermain game multiplayer-nya.
  • Kategori kedua adalah Paid Apps without In-App Purchase. Sama seperti aplikasi kategori pertama, yang membedakannya adalah kategori ini tidak tersedia lagi pembelian di dalam aplikasinya. Contohnya adalah aplikasi Smart Launcher, Nova Launcher, dll.
  • Kategori ketiga adalah Free with In-App Purchase. Aplikasi pada kategori ini bisa kita download secara gratis di Playstore dan menjual item-item tertentu di dalam aplikasinya. Misalnya adalah sebagian besar game seperti Clash of Clans, Deckstorm Duel of Guardian, dll.
  • Terakhir adalah Free without In-App Purchase, kategori favorit saya. Aplikasi ini 100% gratis dan tidak ada pembelian apa-apa di dalam aplikasi. Tapi, ada tapinya. Biasanya aplikasi pada kategori ini banyak iklannya.


Ok, setelah membaca pembahasan di atas, pastinya kalian tertarik dengan aplikasi berbayar tanpa ada lagi pembelian di dalam aplikasinya. Masalahnya, harga aplikasi tersebut biasanya mahal, dan kebanyakan dari kita, pasti ogah membeli yang ori, sukanya yang bajakan (tepok jidat). Padahal kita tidak tahu bagaimana resiko penggunaan aplikasi bajakan di Playstore.
Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang paling tepat adalah membeli aplikasi yang harganya semurah aplikasi di bawah ini

A photo posted by Hendra Yulisman (@hendrayulisman) on


Murah banget kan?? Apakah ada trik ataupun cara-cara nista untuk mendapatkan aplikasi dengan harga segitu? Jawabannya adalah TIDAK.

Cara Mendapatkan Aplikasi Diskon dan Murah Meriah di Playstore

Perlu kalian ketahui, pada waktu-waktu tertentu, developer aplikasi di Playstore akan memberikan diskon terhadap aplikasi mereka. Diskonnya bisa mencapai 100% lho. Nah, bagaimana caranya kita mengetahui waktu-waktu diskon itu?? Kan tidak mungkin setiap hari kita membuka aplikasi Playsore hanya untuk mencek harga aplikasi buruan kita. Untuk itu, syukur Alhamdulillah, saat ini sudah ada aplikasi App Sale. Melalui aplikasi ini, kalian dapat mengetahui aplikasi-aplikasi apa saja yang sedang di diskon di Playstore. Jika kalian juga tidak ingin membuka aplikasi ini setiap hari, maka kalian bisa atur Watchlist yang tersedia di dalam aplikasi App Sales. Cukup tambahkan aplikasi yang kalian inginkan, maka kalian akan mendaptkan notifikasi jika aplikasi buruan kalian sedang diskon. Sangat mudah bukan?

Price radar - Cek Aplikasi yang baru diberi diskon
Price radar - Cek Aplikasi yang baru saja diberi diskon

Sales - Aplikasi dengan reputasi baik yang sedang diskon
Sales - Aplikasi dengan reputasi baik yang sedang diskon

Watchlist - Aplikasi incaran saya
Watchlist - Aplikasi incaran saya
Keterangan:
Sales: Disini kalian bisa melihat informasi aplikasi Playstore dengan reputasi baik yang sedang diskon.
Price radar: Disini kalian bisa melihat semua aplikasi Playstore yang sedang diskon. Bedanya dengan bagian Sales adalah disini tersedia semua aplikasi yang baru saja di beri diskon. Apabila ada aplikasi dengan reputasi baik muncul disini, maka dapat dipastikan aplikasi tersebut akan masuk ke dalam bagian Sales keesokan harinya.
Watchlist: Disini kalian menambahkan aplikasi buruan kita. Apabila aplikasi tersebut sedang diskon, maka kalian akan segera mendapatkan notifikasi mengenai informasi diskon tersebut.

Tertarik untuk mendownloadnya? Klik link berikut ini

Cara Mengirim Email Dengan File Ukuran Besar

Salah satu fitur yang disediakan oleh penyedia layanan email adalah "Add Attachment". Add attachment atau Lampirkan File disini artinya kalian bisa menambahkan lalu mengirim segala jenis file melalui email. Namun, pihak penyedia layanan email seperti Gmail, Yahoo Mail dan Hotmail memberikan batasan ukuran file yang dapat kalian kirim. Berdasarkan TOS Gmail dan Yahoo Mail, kalian hanya bisa mengirim file dengan ukuran maksimal 25 MB per email. Nah, bagaimana jika file yang ingin kalian lampirkan itu berukuran lebih dari 25? Tentu saja file tersebut akan ditolak secara otomatis oleh sistem email yang kalian gunakan.
Untuk mengatasi error tersebut, ada beberapa cara yang dapat kalian lakukan.

1. Compress File

Untuk proses ini, kalian memerlukan software archiver, misalnya WinRar atau 7-zip. Pada contoh berikut ini, saya mengunakan software WinRar.
  • Hal pertama yang harus kalian lakukan adalah kumpulkan semua file yang ingin kalian kirim ke dalam satu folder
  • Klik kanan pada Folder tersebut, lalu pilih Add to archive
  • Pada pilihan Compression Method, pilih Best. Artinya si WinRar akan melakukan usaha terbaiknya untuk memperkecil ukuran file kalian

2. Split File

Jika ukuran file yang dihasilkan pada cara pertama masih sangat besar, maka kalian dapat melakukan Split (memotong) folder file menggunakan  WinRar. Jadi, jika pada tahap pertama tadi hanya menghasilkan 1 file Rar saja, maka metode ini akan menghasilkan beberapa file Rar sesuai dengan pengaturan kalian. Cara melakukan Split File adalah sebagai berikut.
  • Klik kanan pada folder target, lalu pilih Add to archive
Cara Mengirim Email Dengan File Ukuran Besar
  • Pada pilihan Split to volume, size, kalian dapat memilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Jika ukuran yang disediakan tidak ada yang sesuai dengan kebutuhan kalian, kalian bisa mengetik sendiri ukuran file yang kalian inginkan pada kolom tersebut. Jadi, jika ukuran file kalian adalah 30 MB, maka kalian cukup mengetik 15 dan memilih pilihan MB. Maka akan terbentuk 2 file Rar yang ukurannya 15 MB

3. Upload ke Cloud Storage

Jika kedua cara di atas masih gagal, kalian bisa mencoba cara terakhir ini. Untuk cara ini, kalian membutuhkan koneksia internet dan akun Cloud Storage. Contoh penyedia Cloud storage gratis adalah Google Drive, Microsoft Onedrive, Dropbpx, dll. Jadi, prinsipnya adalah kalian harus mengupload terlebih dulu file nya ke cloud storage, dari situ kalian akan memperoleh link download file. Nah, link download file ini lah yang kalian berikan kepada tujuan email kalian.
Untuk cara ini, ada beberapa kali saya menerima email dari orang yang mengirim file yang menggunakan Google Drive, tapi file nya masih diproteksi. Jadi, saya sebagai penerima tidak bisa mendownload dan melihat file tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, sebelum mengirimkan link download, perhatikan cara berikut
Setelah, proses upload ke Google Drive selesai, maka akan muncul menu yang berisi link download. Nah, kalian jangan langsung meng-copy lalu memberikan link tersebut kepada si penerima email. Kalian harus melakukan beberapa setting singkat sebelum mengirim link tersebut
Pilih Sharing settings, lalu pilih Advanced di sudut kanan bawah
Cara Mengirim Email Dengan File Ukuran Besar
  • Pada bagian Who has access, pilih Anyone who has the link can view
  • Nah, setelah itu kalian bisa meng-copy link tersebut lalu mengirimnya kepada si penerima email
Demikianlah yang dapat saya bahas. Saya yakin masih ada cara-cara lainnya yang dapat kalian lakukan. Jika bersedia, kalian boleh memberitahukan alternatif lain kepada saya melalui kotak komentar yang telah tersedia di bawah ini.


Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel

Beberapa saat yang lalu saya menemui kesulitan untuk mengedit sebuah dokumen. Dokumen itu memiliki proteksi atau lebih dikenal dengan Restrict Editing yang menyebabkan kita hanya bisa mengedit dokumen tersebut secara terbatas, misalnya ukuran font tidak bisa diubah, tidak bisa menambahkan halaman, dll. Tentu saja hal ini menyulitkan bagi kita yang ingin mengedit dokumen tersebut dengan bebas agar dokumen itu sesuai dengan yang diinginkan.
Untuk bisa mengedit dokumen tersebut, kita hanya perlu menghapus password restrict editing pada file dokumen dengan cara sebagai berikut.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Pada folder yang berisi file target, pilih Menu View. Pada bagian Show/Hide centang File name extension. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kita mengubah ekstensi file tanpa harus menggunakan fitur Save as.


Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Klik 2x pada nama file, lalu ubah .docx menjadi .zip. Setelah itu pop-up menu akan muncul, pilih Yes.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
File target sudah menjadi file dengan ekstensi .zip.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Klik kanan pada file targe, pilih Open archieve dengan menggunakan 7-zip (recommended).

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Klik dan buka pada folder Word.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Cari file settings.xml. Selanjutnya klik kanan pada file tersebut lalu pilih Edit.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Akan muncul program Notepad seperti gambar berikut, tekan Ctrl+A lalu Ctrl+C.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Buka Ms. Word lalu Pastekan hasil copy-an tadi. Selanjutnya tekan Ctrl+F cari w:documentprotection. Tandai mulai dari < sampai "/> lalu hapus (Lihat gambar di atas). Tekan kembali Ctrl+A lalu Ctrl+C. Lalu Paste-kan pada notepad yang telah dibuka sebelumnya.


Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Selanjutnya akan muncul pop up menu seperti gambar di atas, pilih Yes.

Cara Menghapus Password atau Restrict Editing pada Word dan Excel
Ubah kembali ekstensi file dari .zip menjadi .docx.

Selamat, fitur Restrict Editing telah terhapus.

Mengatasi Error Code 80073712

Error Code 80073712 biasanya muncul pada saat menginstal update melalui Windows Updater.  Dalam kasus ini, error code 80073712 saya dapatkan ketika mencoba menginstal KB2919335 (Update 1 untuk Windows 8.1). Masalah ini disebabkan oleh adanya file update yang rusak karena pada saat mendownload update tersebut jaringan internet kita tiba-tiba terputus atau ada gangguan lainnya. Selanjutnya saya mencoba update manual, namun yang terjadi adalah update tersebut tidak terinstal seperti pada gambar berikut.

KB2919355 not Installed

Error Code 80073712

Pada gambar di atas terdapat tulisan The Following Updates were not Installed: Update for Windows (KB2919355). Padahal saya telah menunggu lebih dari 1 jam Wajah menangis. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, yang kamu butuhkan cuma satu… Sabar..Malaikat lalu ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Bawa kursor ke sudut kiri bawah, lalu klik kanan, pilih CMD as Administrator.
  2. Selanjutnya, ketik perintah berikut:
    • DISM.exe /Online /Cleanup-image /Scanhealth
  3. Tunggu sampai prosesnya selesai (30 sampai 45 menit, tergantung kinerja komputer masing-masing).
  4. Setelah Scanhealth selesai, ketik perintah berikut:
    • DISM.exe /Online /Cleanup-image /Restorehealth
  5. Tunggu sampai prosesnya selesai (30 sampai 45 menit, tergantung kinerja komputer masing-masing).
  6. Setelah kedua proses tadi selesai, maka Pilih menu Control Panel lalu Windows Update.
  7. Pilih menu Change Settings (pada bagian sebelah kanan), lalu pilih Install Updates Automatically (recomended), lalu pilih OK.
  8. Restart komputer (proses ini biasanya sangat lama, 40 sampai 60 menit).
  9. Setelah komputer hidup kembali, koneksikan dengan internet, dan tunggu proses updatenya berjalan otomatis..

Sekian…mudah-mudahan berhasil…

An Internal Motivation from the External Motivator

My External Motivator
Tidak perlu sebuah ruangan dengan pemandangan yang indah…
Tidak perlu meninggalkan pekerjaan lain…
Tidak perlu mengusir orang-orang terdekat kita…
Tidak perlu jam yang berdetak…
Tidak perlu duduk di bawah sinar matahari…
Tidak perlu kursi yang nyaman…
Tidak perlu barang-barang baru…
Tidak perlu terlalu banyak bertanya pada orang lain, mendengarkan musik klasik……
Semua itu tidak perlu…
Yang diperlukan hanyalah…
Motivasi dari diri sendiri
Sudah banyak tulisan-tulisan di kepala saya yang hilang…
Sudah banyak ide-ide, kritik-kritik, dan bahan ajar yang sudah musnah dari alam pikiran saya…
Dan semua itu disebabkan oleh sebuah kalimat, yang juga datang dari dalam pikiran saya, kalimat itu adalah…
Nanti saja dikerjakannya…
Ya, itu dia. Sudah lama penyakit “menunda pekerjaan” ini mengerogoti pikiran saya. Mungkin pada saat ini, penyakit ini sudah mencapai stadium 4. Sangat parah.Wajah menangis
Padahal, sudah banyak saya baca dan dengar, bagi seorang penulis..haram hukumnya menunda apa yang ingin ditulisnya. Banyak anjuran, apabila terlintas sebuah ide, kritik, atau apapun yang menarik untuk ditulis, sebaiknya langsung mencatatnya di sebuah kertas kecil. Setelah menemukan momen yang tepat, tanpa menunda waktu lagi, langsung melanjutkan tulisan yang dicatat tadi…
Inspirasi itu ada dalam diri kita…
Kemauan dan kesempatan untuk menulis itu juga ada pada diri kita…
Ayo..Keep Writing…
Image Source: Incidental Comics – My External Motivator…please click that link, “like” it, and share it…