Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Membuat Halaman Berbeda dalam Satu File Word


Sebelumnya, untuk membuat halaman yang berbeda pada file Word, banyak yang mengakalinya dengan membuat beberapa file Word, lalu menggabungkannya menjadi PDF. Ada juga yang langsung mencetak, tanpa menggabungkannya. Yang penting siap aja. Nah, kalau saya sendiri caranya lebih “Ekstrim” lagi. Tidak perlu diuraikan bagaimana caranyaFlirt male. Banyak sekali fungsi membuat halaman berbeda dalam satu file ini, diantaranya adalah memudahkan dalam hal navigasi pada file ketikan, agar terbaca pada saat memasukkan TOC (Table of Contents), serta dapat mengurangi tingkat kesalahan dalam memberikan halaman pada file.
Adapun tujuan dari postingan kali ini adalah mampu membuat sebuah file yang terdiri dari halaman cover, kata pengantar, daftar isi, halaman untuk awal bab beserta sub bab, dan daftar pustaka. Untuk membuat halaman yang sesuai dengan format karya ilmiah, maka harus diperhatikan letak dan format dari halaman tersebut. Adapun letak dan format yang harus diketahui adalah sebagai berikut:
  1. Halaman Cover –> tidak memiliki halaman.
  2. Halaman Kata Pengantar dan Daftar Isi –> letaknya di footer, align Center. Formatnya adalah huruf romawi tapi huruf kecil (Contohnya i, ii, iii, dst).
  3. Halaman awal setiap bab –> letaknya di footer, align Center. Formatnya adalah angka (1, 2, 3, dst).
  4. Halaman lanjutan bab –> letaknya di header, align Right. Formatnya adalah angka (1, 2, 3, dst)
  5. Halaman daftar pustaka –> sama seperti halaman pada halaman lanjutan bab.
  • Ok, sebelum cepat-cepat mengetik sebuah karya ilmiah, ada baiknya kita menyusun kerangkanya. Untuk itu, pada halaman pertama file kita,  kita ketik Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi, BAB I, Sub BAB I, BAB II, Daftar Pustaka seperti pada contoh berikut.
  • Selanjutnya, bawa cursor ke belakang Kata Pengantar. Lalu pilih tab Page Layout, pilih Breaks, lalu pilih Next Page. Bisa juga dengan menekan Ctrl+ Enter. Maka Kata Pengantar akan pindah ke halaman selanjutnya. Lakukan hal yang sama pada Bab I, Sub BAB I, dan Daftar Pustaka. Khusus untuk Daftar ISi, bawa cursor ke belakang Daftar Isi, lalu tekan Enter sampai pindah ke halaman selanjutnya.


Halaman 2

  • Setelah tahap ini selesai, maka file kita terdiri dari 7 dengan Cover berada pada halaman 1 sampai Daftar Pustaka pada halaman 7 seperti pada contoh berikut.

Halaman 3

  • Selanjutnya, bawa cursor pada halaman Kata Pengantar, Pilih Tab Insert. Pilih Page Number, lalu Format Page Number. Pilih format angka romawi (i, ii, iii,). Pilih Ok. Setelah itu pilih kembali Page Number, pilih Bottom of Page, lalu pilih Plain Number 3. Setelah kita memasukkan nomor halaman, maka Tab Design Header and Footer akan muncul. Klik di Link to Previous untuk menonaktifkan adanya hubungan dari halaman sebelumnya. Setelah itu, pindah ke halaman cover, lalu kita bisa menghapus nomor halaman yang ada di halaman tersebut. Kembali ke halaman Kata Pengantar, kita bisa melihat jika halaman tersebut masih halaman ii. Untuk itu, pilih Page Number, pilih Format Page Number. Setelah itu tandai di Start at, klik OK. Maka halaman Kata Pengantar sudah berubah menjadi halaman i. Cek halaman Daftar Isi. Halaman tersebut harus ii.
  • Dengan Tab Design Header and Footer Tools masih aktif. Pindahlah ke halaman BAB I (Klik di depan nomor halaman yang ada pada halaman tersebut, dalam kasus ini disitu ada nomor 3). Hilangkan terlebih dahulu Link to Previous. Selanjutnya pilih Page Number, Format Page Number, pilih Start at 1.









  • Pindahlah ke halaman Isi BAB I, klik di depan nomor halaman 2 yang ada pada halaman tersebut. Hilangkan Link to Previous. Lalu hapus angka 2 yang berada pada footer. Seperti yang telah saya jelaskan di atas, untuk halaman lanjutan dari halaman Bab, maka letak nomornya adalah di Header bagian kanan. Untuk itu, kita harus memformat bagian header, karena sebelumnya kita memformat bagian footer. Dengan tab Design Header & Footer masih aktif, pilih Page Number, pilih Top of Page, pilih Plain Number 3. Setelah itu hilangkan Link To Previous header. Barulah kita bisa menghapus halaman yang ada pada header di halaman sebelumnya.
  • Sekarang pindah ke halaman BAB II. Pada bagian Header, disitu ada angka 3. Hilangkan Link to Previous terlebih dahulu (agar angka di header pada halaman sebelumnya tidak ikut terhapus), baru  boleh hapus angka 3 pada header halaman tersebut. Sekarang pindah ke bagian footer. Dibagian tersebut tidak ada halaman. Sebelum memasukkan halaman, hilangkan terlebih dahulu Link to Previous. Baru pilih Page Number, pilih Bottom of Page, pilih Plain Number 3. Maka halaman 3 akan otomatis muncul, benar kan?




  • Ok, kita lanjut ke halaman terakhir. Pada halaman Daftar Pustaka, letak dan formatnya sama seperti Lanjutan Bab, yaitu pada header dan align Right. Seperti biasa, klik di angka 4 yang ada di footer, baru hilangkan Link to Previous, lalu hapus angka 4 tersebut. Selanjutnya pilih Page Number, pilih Top of Page, pilih Plain Number 3. Angka 4 akan muncul di header halaman Daftar Pustaka. Setelah itu hilangkan lagi Link to Previous, lalu pindah ke halaman BAB II, hapus angka 3 yang ada di header halaman BAB II.


Sekarang cek semua letak dan format halaman yang sudah kita berikan, dimana:
  • Halaman Cover tidak memiliki halaman.
  • Halaman Kata Pengantar, letaknya difooter align center dengan format angka romawi kecil, halamannya adalah i. Daftar Isi halaman ii, letak dan format sama seperti Kata Pengantar.
  • Halaman BAB I, letaknya di footer align center dengan format angka, halamannya adalah 1. BAB II halaman 3, formatnya sama seperti pada BAB I.
  • Halaman sub BAB I, letaknya di header align right dengan format angka, halamannya adalah 2. Daftar Pustaka halaman 4, formatnya sama seperti sub BAB I.
Bagaimana??
Selamat mencoba…
Silahkan ikuti tutorialnya juga melalui video berikut

Cara Mendapatkan Akun HotSpot Wifi FKIP Unsyiah (2)

Cara mendapatkan akun hotspot wifi FKIP Unsyiah (2)
Tahun lalu, saya sudah membahas tentang cara membuat akun hotspot wifi FKIP Unsyiah. Pada saat itu, cara pendaftarannya menggunakan email dan harus berada pada lingkungan kampus Unsyiah. Nah, pada saat ini, cara pendaftarannya sudah dipermudah, bahkan sangat sangat mudah. Yaitu dengan menggunakan SMS, kamu bisa mendaftar dimana saja. Tapi, entah kenapa masih banyak para pendaftar yang salah ketika mendaftar. Kesalahan yang paling banyak adalah pada formatnya. Saya yakin hal ini disebabkan oleh ketidaktelitian dari para pendaftar.
Ok, sebelum berbicara lebih jauh, saya akan tunjukkan Format SMS untuk mendapatkan Username Hotspot FKIP Unsyiah. Ketik:

REG#WIFI#NAMA#NIM-PRODI

Penjelasan:
  • REG= Register, bukan berarti reguler, ekstensi, smnptn atau lain-lainPointing up.
  • WIFI= Itu sudah jelas kan?? Wifi. Bukan Fiwi. Jangan dibolak-balikPointing up.
  • NAMA= Nama lengkap kamu. Boleh pakai spasi ataupun tidak. Boleh huruf kapital semua, ataupun huruf kecil semua Pointing up.
  • NIM= Nomor Induk Mahasiswa milik kamu, harus lengkap (13 karakter) Pointing up.
  • Prodi= Program Studi. Boleh diisi dengan Nama prodi seperti Biologi saja, boleh juga dengan Pend. Biologi.
  • Perhatikan letak tanda pagar “#” dan tanda penghubung “-“.
  • IngatPointing up!!!  1 akun berlaku untuk 1 nomor handphone. Apabila ada yang membuat 1 nomor untuk beberapa pengguna, maka yang dipakai adalah nama pendaftar yang pertama.
  • Kalau lama di balas, harap bersabar saja, yang pasti akan dibalas.
  • Untuk saat ini, sangat diprioritaskan untuk mahasiswa FKIP Unsyiah terlebih dahulu.
  • Apabila salah satu dari persyaratan di atas tidak lengkap, maka sms kamu tidak akan ada balasanPointing up.
Bagaimana?? Sudah jelas bukan?? Nah, setelah semuanya selesai.. SMS tersebut mau di kirim kemana?? Untuk itu, coba kamu gunakan salah satu koneksi hotspot yang ada di FKIP Unsyiah. Pada saat kamu akan membuka halaman web, maka kamu akan di bawa ke halaman login FKIP. Nah, di halaman login FKIP ini akan tercantum nomor tujuan untuk pengiriman SMS kamu.

Selamat mencoba.

Level Pengukuran Pada SPSS

Screenshot (141)

Pada SPSS, hasil pengukuran suatu variabel dinyatakan dengan data. Data dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu nominal, ordinal, interval, dan rasio. Di dalam SPSS, interval dan rasio digabung menjadi Scale.

1. Nominal

Data nominal merupakan data yang paling rendah levelnya karena data nominal hanya menghasilkan satu kategori saja, dan data dianggap setara. Misalnya jenis kelamin seseorang. Jika dia bukan seorang laki-laki, berarti dia seorang perempuan, begitu juga sebaliknya. Antara laki-laki dan perempuan mempunyai kedudukan yang setara, yaitu sebagai penunjuk jenis kelamin seseorang. Data nominal termasuk data kualitatif, yaitu data yang hasilnya tidak berupa angka dan tidak bisa dilakukan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, dan sebagainya. Jika data berupa data nominal maka data tersebut diubah menjadi bilangan. Bilangan yang digunakan hanya sebagai simbol.

Misalnya 1 sebagai simbol warna merah, 2 sebagai simbol warna biru, dan 3 sebagai simbol warna hijau. Dalam hal ini 3 tidak berarti lebih tinggi dari 1 maupun 2. Begitu juga 1+2 bukan berarti 3 (merah+biru=hijau).

Contoh data yang masuk level Nominal: Jenis kelamin, agama, jenis warna.

2. Ordinal

Data ordinal memiliki level lebih tinggi dibandingkan dibanding data nominal. Pada data nominal data dianggap setara sedangkan data ordinal terdapat tingkatan data. Data ordinal termasuk data kualitatif, jika data berupa data ordinal maka data diubah menjadi bilangan. Bilangan yang digunakan adalah bilangan bulat dan sudah mengenal urutan tinggi rendah, besar dan kecil.

Contohnya adalah data tentang minat belajar mahasiswa. Minat belajar mahasiswa ada yang tinggi, sedang, rendah, dan rendah sekali. Jadi terdapat tingkatan data dan tidak bisa disamakan. Sama seperti data nominal, data ordinal juga tidak bisa dilakukan operasi matematika, seperti 1 sebagai simbol tinggi, 2 sebagai simbol sedang, 3 sebagai simbol rendah, dan 4 sebagai simbol rendah sekali. Jadi, tidak bisa dikatakan 1+2=3 (tinggi + sedang = rendah).

Contoh data yang masuk level Ordinal adalah banyaknya siswa, sikap guru terhadap kurikulum baru, dan sebagainya.

3. Interval

Data interval memiliki level yang lebih tinggi daripada data ordinal. Data interval termasuk data kuantitatif, yaitu data yang hasilnya berupa angka yang sebenarnya dan bisa dilakukan operasi matematika. Data interval merupakan data hasil pengukuran yang bisa berbentuk bilangan numerik bulat dan pecahan. Pada data interval tidak memiliki nilai nol mutlak. Artinya walaupun suatu data menghasilkan nol, maka data tersebut bernilai nol.

Contohnya data pengukuran suhu.

4. Rasio

Data rasio merupakan data yang paling tinggi levelnya diantara ketiga data yang lain. Data rasio termasuk kuantitatif, data yang berupa angka sebenarnya. Data rasio merupakan data hasil pengukuran yang bisa berbentuk bilangan numerik bulat dan pecahan. Data rasio memiliki nilai nol mutlak. Nilai nol mutlak disini artinya adalah jika datanya nol, berarti data tersebut tidak memiliki kuantitas. Misalnya jumlah mahasiswa yang hadir adalah 0, berarti tidak ada mahasiswa yang datang. Sama seperti data interval, data rasio bisa dilakukan operasi matematika. Yang membedakan data interval dengan data rasio adalah nilai nol mutlak.

Nah, biar lebih jelas, silahkan diperhatikan tabel berikut ini.

Data Nominal

Data Ordinal

Data Interval

Data Rasio

Data kualitatif Data kualitatif Data kuantitatif Data kuantitatif
Tidak dapat dilakukan operasi matematika Tidak dapat dilakukan operasi matematika Dapat dilakukan operasi matematika Dapat dilakukan operasi matematika
Data dianggap setara Data memiliki tingkatan Data mempunyai tingkatan Data mempunyai tingkatan
Nilai nol sebagai simbol Nilai nol sebagai simbol Tidak memiliki nilai nol mutlak Memiliki nilai nol mutlak
Contoh: jenis agama Contoh: Minat belajar Contoh: pengukuran suhu Contoh: Data tinggi badan

 

Silahkan bertanya pada kolom komentar di bawah ini…Smile

My Blogging Journey, The Story

Accidentally, Falling in Love

liberating your mind - expressing your voiceMenjadi seorang blogger, merupakan hal yang masih baru bagi saya. Pada saat semester satu dulu, ada seorang teman yang sangat antusias dalam blog, dan sering mengajak saya untuk membuat blog. Pada saat itu, apabila ada bahan kuliah yang diberikan dosen, maka dia yang bertanggung jawab untuk menyebarluaskan kepada kami. Nah, bahan kuliah itulah yang dia posting ke dalam blognya. Tentu saja, hal itu dia lakukan untuk menambah pengunjung blog-nya. Mendengar dari cerita dia, dia sangat ingin meraup Rupiah dari blog-nya. Alasan ini yang membuat saya kurang tertarik untuk menjadi seorang blogger
Sekitar setahun yang lalu, “teman hidup” saya, meminta saya untuk mengganti template blog dia. Walaupun pengetahuan saya akan bahasa HTML pada saat itu saat minim, saya berhasil juga untuk mengganti template seperti yang “si dia” inginkan. Nah, pada waktu itulah saya mulai tertarik untuk menjadi seorang blogger |Berawal dari edit template blog|

Liberating Your Mind | Epressing Your Voice

Pada awalnya, blog yang saya buat ini penuh dengan gadget, pernak-pernik gak jelas. Layaknya siswa SMP dengan rambut mohawk-nya, dengan tangan penuh cincin, plus kalung rantai perak yang sebesar batok kelapa. Yah, begitulah, itukan kreasi si anak SMP itu, begitu juga dengan blog saya. Apabila menemukan sesuatu yang baru, unik, dan aneh, akan langsung saya appy-kan di blog ini. Tapi, itu kan dulu, masa-masa kegelapan dunia blogger saya, dan sekarang sudah ada terang sedikit. Buktinya, kalian bisa lihat sendiri tampilan blog ini(^_^).

Kenapa suka nge-blog??
Yang pertama adalah kita akan terlihat “sedikit” keren dan terlihat profesional, jika kita memiliki blog. Sebagai contoh, di profil Facebook, kita bisa menuliskan alamat blog kita. Dari situ teman-teman akan kagum melihat blog kita, apalagi blog kita berisi banyak tulisan, terus alamat blog-nya sama dengan nama asli kita. (Waw banget pokoknya)

Kedua, kita bisa menulis apapun di blog kita. Ya namanya juga personal blog, jadi kita bisa menulis apapun di blog kalian. Ada gosip terbaru, kita bisa menuliskan pandangan kita di blog sendiri. Ada berita di koran lokal, kalian bisa menceritakan semuanya di blog kita, agar seluruh orang di dunia tahu akan apa yang sedang terjadi di daerah kita.

Ketiga, Kita bisa berbagi ilmu disini. Ahli akan suatu hal??? Kenapa tidak mencoba membaginya kepada orang yang masih belum tahu!! Layaknya cangkir yang berisi kopi yang tidak pernah diminum, namun selalu dituang kopi yang lain ke dalamnya. Begitu juga dengan kemampuan kita. Jika kita mampu akan sesuatu, namun kemampuan kita itu hanya kita simpan dalam otak kita, niscaya suatu hari akan lupa. Daripada begitu, kenapa tidak share saja kepada orang lain??? Toh, kamu akan mendapat pahala kok, Insyaallah

Keempat, Ini bagian kesukaan saya. Saya sangat tergila-gila dengan tampilan blog. Entah berapa kali sudah saya mengganti template ini. Begitu juga dengan kalian, kalian bisa menyesuaikan tampilan blog pribadi kalian sesuka hati. Saat sedang kasmaran, tampilan blognya bernuansa Pink. Cinta diterima, warnanya diganti menjadi warna kesukaan si “doi”. Ketika cinta putus, tampilan bernuansa gelap, kelam. Animasi darah dimana-mana. Terus ada gambar latar cewek/cowok lagi gantung diri (Ini kenapa sich)

It’s Freedom, But Don’t Forget The Law

Nah ini dia, terkadang lupa juga. Tulis ini tulis itu, eh ternyata ada yang komplain. Begitu juga dengan kalian, kalian boleh menulis apapun di blog, asal kalian ingat peraturan yang ada, junjung tinggi moral, dan hargai karya cipta orang lain. Kalian harus menuliskan sumber jika kalian ada mengambil tulisan orang lain. Jangan pernah lupa.

Malu jadi benalu, Malu Copy-Paste Tulisan orang Melulu

Nah sekian dulu posting kali ini. Mengenai orang-orang yang saya ceritakan di atas, ok, akan saya kenalkan. Adapun mereka adalah:
Maslim | dengan blog Hatake Maslim

Terima kasih sudah membaca…Let’s Blogging!!!

Segi Positif dari Menyontek (1)

Segi Positif MenyontekMenyontek, dapat diartikan sebagai melihat atau meniru hasil kerja orang lain, baik seluruh atau sebagian, baik dengan dimodifikasi lagi atau tidak. Menyontek adalah perbuatan “HARAM” bagi pendidikan di Indonesia. Pada saat ujian berlangsung, guru selalu melarang siswanya untuk menyontek. Dan mereka memberi alasan bahwa menyontek itu akan membodohi diri sendiri. Pandangan menyontek akan membuat bodoh ini, telah “ditanam” oleh para guru kepada siswa, dari Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. Si guru juga tidak segan-segan untuk mengambil atau bahkan merobek lembar jawaban siswa yang menyontek.

Siswa yang menyontek juga akan mendapat julukan “siswa malas”, “bodoh”, “tidak percaya diri”, dan lain-lain. Julukan-julukan ini dapat berasal dari si guru dan siswa yang lain.

Sebab Siswa Menyontek

Pada saat ini, mata pelajaran di sekolah dan mata kuliah di kampus setiap tahun bertambah. Dan setiap mata pelajaran ini, akan di pegang oleh seorang guru. Khusus di kampus, satu mata kuliah bisa di pegang oleh beberapa orang dosen dengan satu dosen koordinator mata kuliah.

Tugas dari semua guru ini adalah memberikan materi kepada siswanya. Dan pastinya, setiap guru berkeinginan agar setiap siswa mengerti dengan materi pelajaran yang diberikannya. Nah, untuk mengetahui si siswa mengerti atau tidak, maka si guru akan memberikan ujian. Dari hasil ujian, para guru rata-rata menyimpulkan bahwa siswa yang nilainya tinggi berarti si siswa tersebut telah mengerti, dan bagi siswa yang mendapat nilai rendah, si guru menganggap si siswa belum mengerti.

Sekarang, mari kita renungkan. Di SMP kelas VII, ada mata pelajaran IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, PKN, Penjaskes, Bahasa Inggris, dan mata kuliah muatan lokal lainnya, yang jika kita totalkan, berjumlah 8 mata pelajaran. 8 mata pelajaran berarti 8 orang guru yang memegang mata pelajaran tersebut. Dan 8 oraang guru tersebut memiliki “keinginan” yang sama, yaitu agar siswa mengerti. Untuk mengetahuinya, UJIAN.

Apa yang terjadi???? Si siswa akan menjadi “balon-balon”, balon yang dipaksa untuk terus di tiup agar terus menjadi besar…Dan akhirnya??? Balon akan MELEDAK!!. Meledak disini bukan berarti kepala si siswa yang meledak, akan tetapi, pikiran mereka yang rusak. Kita tahu, semua orang memiliki keterbatasan, apalagi Anak SMP. Akibat pikiran mereka rusak, mereka tidak dapat berpikiran jernih pada saat UJIAN. Agar mereka tidak di Cap Malas oleh si guru, akhirnya mereka menyontek.

Dan yang paling fenomenal lagi adalah kegiatan ini telah berlangsung puluhan tahun yang lalu [Ya Allah]. Darimana saya tahu??? Ya saya tanya saja kakek saya, ayah saya, dan abang saya. Jawaban mereka semua dapat disimpulkan bahwa “mengerti tidaknya seorang siswa dapat dilihat dari UJIAN”. [Memang lah, orang Indonesia “sangat” cinta dengan sejarahnya.

Hal yang Paling Ironis dari Menyontek

Pada akhir semester 5 kemarin, saya mendapat tugas untuk mengajari Aplikasi Komputer pada Siswa PLPG dari daerah-daerah Aceh. Mereka terdiri dari guru SMP dan guru SMA. Saat itu juga, saya baru sangat-sangat yakin akan pepatah yang mengatakan “Belajar di waktu kecil, bagaikan mengukir di atas batu. Belajar di waktu tua, bagaikan menulis di atas air”. Bagaimana tidak, mereka memang tidak ada niat lagi untuk belajar. Banyak alasan yang mereka sampaikan. Mulai dari lelah, tidak konsen, alasan umur, dan seribu satu alasan lainnya. Saya pun maklum, sehingga materi yang ingin saya sampaikan secara lisan, saya kurangi, lalu saya tambahkan dengan materi hasil fotokopi dari laptop saya. Hal ini saya lakukan untuk menambah kemampuan komputer mereka. Jadi apabila lupa, mereka bisa membuka kertas yang sudah saya berikan tadi.

Nah, karena harus mengikuti “arus”…Saya diperintahkan untuk mengadakan ujian. Setelah soal saya berikan, saya berkata, “Bapak dan Ibu sekalian, mohon dikerjakan sendiri-sendiri, karena soal yang saya berikan merupakan materi kemarin.”. “Iyaaaa…” jawab mereka “kurang'” semangat. Setelah soal saya berikan, saya keluar ruang untuk mengambil air minum (tujuan sebenarnya bukan ini ya). Saya sengaja memperlama kegiatan saya meminum air ini. Kira-kira 5 menit kemudian, saya masuk. Saya terkejut, mereka apalagi. Saya melihat telah terjadi perpindahan penduduk secara besar-besaran disini. Sambil tertawa saya mengatakan, “Ibu dan Bapak sekalian, apa tidak malu jika ada siswa Ibu dan Bapak melihat “kegiatan” ini????”…Mereka malu-malu.

Sangat ironis, seorang guru yang selalu melarang menyontek, ternyata menyontek. Apakah ada Pasal Bodoh disini. Seperti yang kita ketahui, banyak Pasal-pasal bodoh dan menyesatkan terdapat di sekeliling kita pada saat ini. Salah satu contohnya adalah pada masa orientasi sekolah saya dulu. Ada dua pasal yang berlaku. Pasal pertama, senior tidak pernah salah. Pasal kedua, jika senior salah, kembali ke pasal pertama. Astagfirullah. Yahudi mana yang merancang pasal ini. Padahal, kita umat muslim tahu, yang Maha Benar itu hanya Allah, kok bisa pula senior jadi tidak pernah salah. Nah, dalam konteks kejadian guru tadi, apakah Pasal ini juga berlaku??? Yang menyebabkan kesalahan hanya ada pada siswa??? Berarti mereka BUKAN SEORANG GURU.

Bersambung…….

Tips Lancar Berbicara di Depan Kelas

Mampu berbicara di depan kelas adalah sebuah hal yang mutlak dikuasai oleh siswa maupun mahasiswa pada saat sekarang ini, apalagi dengan kurikulum pemerintah yang diterapkan pada saat sekarang ini, yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP #Terkadang siswa suka membuat plesetannya menjadi Kerjain Tugas Sampai Pulang).

Memang, di Internet sudah banyak orang lain yang mengupas tentang hal ini. Namun, tidak ada salahnya jika saya kembali mengingatkannya kembali bukan???.

Berbicara di depan kelas, sampai saat ini masih menjadi momok tersendiri bagi seorang pelajar. Banyak hal yang masih membuat mereka “TAKUT”. Kadang ada yang takut ketika dilihat orang lain, ada yang takut salah berbicara, takut ketika ada yang bertanya, ketika ada yang mengoreksi, takut ketika ada yang tertawa (padahal mereka tertawa sendiri, bukan karena kita), dan masih ada jutaan takut-takut lainnya.

Wajarkah jika kita “TAKUT”?????

Jawabannya adalah YA!. Terus terang saya katakan, se-profesional apapun seseorang, bahkan saya sendiri (memangnya saya seorang pembicara profesional!), pasti akan merasa takut. Tapi, mengapa mereka mampu berbicara dengan lancar???. Alasannya, mereka sudah mampu mengendalikan rasa takut mereka itu sendiri. Rasa takut tersebut mereka ubah menjadi sebuah kekuatan yang amat besar. Sebagai contoh, ada seorang guru, beliau setiap kali mengajar, suaranya kuat, lantang, dan tegas serta terlihat “kejam” (padahal sehari-hari suaranya selembut Sutra). Alasan guru ini melakukan demikian, agar beliau mampu mengontrol ketakutannya tersebut.

Selanjutnya, bagaimana kita mengontrol rasa “TAKUT” yang ada di dalam diri kita???

Layaknya menaiki tangga. Itulah hal yang harus kamu sadari. Kamu tidak mungkin bisa langsung lancar berbicara di depan kelas tanpa ada latihan, ataupun melakukan hal-hal yang membuat kamu percaya diri untuk berbicara di depan kelas. Sebuah hal (yang menurut saya) mampu untuk menumbuhkan “keberanian” dan sebagai awal adalah “AKTIF” di dalam kelas, baik itu sering menanyakan kepada gurumu apa yang tidak kamu mengerti, ataupun menjawab pertanyaan dari gurumu. Percayalah, hal ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri kamu.

Ok, agar kamu tidak lelah dalam membaca artikel ini, akan saya berikan “Tips Lancar Berbicara” di Depan Kelas secara Sederhana:

  1. Tumbuhkan rasa percaya diri dan keberanianmu secara bertahap.
  2. Setelah hal di atas sudah ada di dalam dirimu, maka kamu telah siap maju ke depan kelas. Sebelum kamu maju ke depan kelas, persiapkan mental dirimu (tarik nafas dalam-dalam sambil memohon petunjuk Allah).
  3. Setelah kamu berada di depan kelas, jangan memandangi wajah teman-temanmu, akan tetapi, pandangilah hal-hal yang berada di belakang mereka (misalnya dinding, sehingga mereka menganggap kamu sedang memandanginya).
  4. JANGAN TAKUT! ketika ada yang tertawa, bertanya, ataupun mengoreksi. Tarik nafas dalam-dalam (sambil tersenyum), tanggapilah ulah mereka.
  5. Kamu bisa mengontrol ritme bicara kamu dengan menggerakkan tangan (istilah lainnya, Body Language).
  6. Yang perlu kamu ingat adalah, JANGAN PERNAH TAKUT SALAH, KARENA DI SEKOLAH KITA SEMUA ADALAH PELAJAR YANG SEDANG BELAJAR, JIKA SUDAH BENAR SEMUA, UNTUK APA SEKOLAH LAGI.
  7. Inilah “The most Important Thing”. LATIHAN..LATIHAN..LATIHAN..DAN JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK LATIHAN.

Ya, itulah beberapa Tips dari saya agar kamu mampu lancar berbicara di depan kelas (Insyaallah). Dan pada akhirnya saya ingin mengucapkan..

SELAMAT BERJUANG, SEMOGA BERHASIL!!!!

Punk di Aceh, Buah Kesalahan Pendidikan

Page3Baru-baru ini, di Kota Banda Aceh diadakan sebuah Event Yang diakomodir oleh kumpulan anak Punk Aceh.Tema acara mereka ini adalah “Musik Anak Punk”. Dalih mereka dalam melaksanakan acara ini adalah mengumpulkan dana untuk anak-anak yatim.

Benarkah tujuan mereka semulia itu???

Terdapat beberapa jawaban mengenai hal ini. Akan tetapi, jika niat mereka benar-benar untuk menolong anak yatim, mengapa harus dilakukan dengan hal yang sangat bertentangan dengan budaya disini, Aceh. Bukankah masih banyak cara-cara lain yang notabene tidak bertentangan dengan budaya Aceh, dan juga mampu menarik perhatian orang untuk ingin membantu.

Aceh adalah provinsi yang memiliki hak istimewa, yaitu Syariat Islam. Hanya Aceh satu-satunya provinsi di Indonesia yang secara terang-terangan ingin menegakkan Syariat Islam di dalam setiap aspek kehidupan masyarakatnya. Hal ini berdasarkan ketentuan pasal 5 ayat (1) UUD 1945 dan pasal 18 UUD 1945, propinsi Aceh resmi ditetapkan sebagai daerah istimewa. Kemudian ditetapkanlah UU No. 24 tahun 1956 tentang pembentukan daerah otonomi propinsi Aceh. Propinsi Aceh berdasarkan UU No.44 Tahun 1999 memiliki empat keistimewaan, yaitu penyelenggaraan kehidupan beragama, penyelenggaraan kehidupan adat, penyelenggaran pendidikan, serta peran ulama dalam penetapan kebijakan daerah.

Selanjutnya, pada era reformasi, TAP MPR No. IV tahun 1999 tentang GBHN menegaskan daerah istimewa Aceh sebagai daerah otonomi khusus guna mempertahankan integrasi bangsa dan menghargai kesetaraan dan keragaman kehidupan seni budaya. Selanjutnya GBHN ditindaklanjuti oleh UU No. 22 Tahun 1999 tentang pemerintah daerah dan UU No. 25 Tahun 1999 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Indonesia merupakan negara hukum, maka pelaksanaan otonomi khusus seharusnya diatur berdasarkan UU khusus bagi Aceh, sehingga pada tanggal 9 Agustus 2001 ditetapkan UU No.18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus daerah istimewa Aceh sebagai propinsi Nangroe Aceh Darussalam. Kemudian diperbaharui oleh UU No.11 tahun 2006 yang mengamanatkan pemberlakuan syariat Islam di seluruh wilayah propinsi Nangroe Aceh Darussalam.

Sudah jelas bukan, bagaimana kokohnya dasar hukum Syariat Islam di Aceh (Jadi jangan ragu dalam menerapkannya). Syariat Islam di Aceh tidak bisa secara serentak dan menyeluruh dilakukan, perlu tahap-tahap tertentu, metode-metode tertentu untuk menerapkannya. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa terbebani dengan Syariat Islam ini (walaupun lebih dari 90% masyarakat Aceh adalah Muslim).

Nah, pada judul tulisan ini, saya menghubungkan Punk dengan Pendidikan. Agar lebih jelas, saya akan mendefinisikan terlebih dahulu apa itu Punk dan apa itu Pendidikan.

Ketika kamu mengetikkan keyowrd di Google “Punk adalah”, maka akan keluar hasil lebih dari 1,340,000 hasil. Sangat mengejutkan bukan. Bahkan, ada juga hasil yang menarik hati saya adalah adanya “Punk Muslim” (Ya Allah). Terlepas dari hasil Google tersebut, defenisi Punk dalam konteks Ideologi adalah sebuah bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan suatu pemerintahan, perlawanan terhadap aturan pemerintah, bebas berkreativitas, dan anti-manja (tidak mandiri). (Baca juga defenisi dari Wikipedia).

Selanjutnya, arti dari pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Berhubungan????

Tentu saja. Punk lahir dari ketidakteraturannya sistem pendidikan Aceh. Hal ini terjadi karena belum diterapkannya Syariat Islam di dalam pendidikan di Aceh itu sendiri. Baik dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi. Padahal sangat jelas, jika Pendidikan di Aceh menerapkan Syariat Islam dalam prosesnya, tentu saja Punk tidak mampu masuk ke Aceh.

Sebenarnya, Punk itu budaya Negatif, jika disandingkan dengan budaya Aceh, dengan Syariat Islamnya. Mana mungkin dengan dengan baju lusuh, seadanya dan kotor, dapat melakukan Ibadah??? Berbanding terbalik dengan Hadist Rasulullah banwa kebersihan itu sebagian dari iman. Dari sini, dapat kita simpulkan bahwa Punk itu tidak ada tempat di Aceh. Selanjutnya, nenek moyang kita dahulu, orang Aceh, dengan Adatnya, sudah ada tempat menyalurkan aspirasi tanpa harus membentuk kelompok yang aneh seperti ini. Hal ini dapat kita lihat sampai sekarang seperti adanya Tuha Peut, Ketua Pemuda, dan lain-lain. Mereka ini ada sesuai dengan kelompok masyarakatnya. Jadi..untuk apa membeli gell pengeras rambut segala?

Selanjutnya, apa yang membuat salah?

Yang membuat salah yang sebenarnya adalah sistem pendidikan yang jauh dari nilai-nilai Islam. Sistem pendidikan ini telah sukses melahirkan manusia-manusia yang pintar, namun jauh dari nilai Islam, sehingga yang ada di benak mereka hanya mengumpulkan materi dan selalu menambah materi itu tanpa henti. Pangkat dan jabatan adalah prioritas utama. Padahal, jika mereka mati nanti, semua itu tidak lebih dari setumpuk sampah tiada guna.

Untuk itulah, melalui tulisan ini, saya ingin mengajak teman-teman semua untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah apapun golongan kita. Percayalah, hanya dengan dekat Allah dan menerapkan hukumnya kita semua bisa selamat di dunia akhirat.

Perbedaan antara Theme, ThemePack, Skin, Visual Style, dan msstyle Pada Windows



Banyak orang yang bingung dengan berbagai istilah yang terkait dengan kustomisasi Windows.Sebenarnya banyak situs yang menawarkan te
8_skin_pack_7_0_x86_by_hameddanger-d4dbjdv
ma untuk Windows yang bisa di download secara gratis dan beberapa situs juga menyediakan Skin secara gratis. Ada beberapa situs menyediakan .themepack file dan ada juga yang menyediakan .msstyles file yang bisa di download secara gratis. Bingung? File mana yang harus kamu download dan yang tidak?



Saya tahu, masih banyak yang bertanya "Apa itu file themepack?", "Apa yang dimaksud dengan Visual Style?" dan seterusnya ...

Hari ini di topik ini, kita akan menghapus semua kebingungan itu! Saya akan menjelaskan apa yang semua istilah tersebut?

Jadi tanpa membuang-buang waktu, ayo kita pelajari tentang beberapa nama tadi. Dalam Education kali ini, kita akan mendefinisikan istilah-istilah berikut:


Theme

Skin

Themepack

Visual Style

msstyles


Semua kata di atas sering digunakan dalam mendefinisikan sebuah tema Windows dan kita akan segera tahu perbedaan dari kata-kata tersebut:

Theme vs Skin:


Pada dasarnya, theme dan Skin adalah sama. Ketika kita berbicara tentang Windows, kita selalu menggunakan istilah "Theme", di sisi lain ketika kita berbicara tentang aplikasi seperti WinRAR, Winamp, Yahoo! Messenger, dll, kita menggunakan istilah "Skin". Se
neon_skin_pack_2_0_x86
bagai contoh, saat kamu mencari theme Windows di Googel, kamu akan mengetik “Free Download Windows Theme” untuk Windows atau “Free Download Yahoo! Messenger Skin “ untuk Yahoo! Messenger.

Jika kita menggunakan software pihak ke-3 untuk menyesuaikan tampilan Windows, kita menggunakan istilah "Skin". Sebagai contoh, “Download  Free WindowBlinds Skin for Windows”, dll

Jadi Tema dan Skin mengacu pada hal yang sama.

Themepack:

Themepack adalah tipe file baru yang diperkenalkan oleh Microsoft pada Windows 7. Pada dasarnya berisi koleksi wallpaper, ikon, suara, dan pengaturan warna untuk meng-customisasi Windows 7 yang sesuai dengan slogannya look-n-feel. Kamu bisa meenganggap Themepack sebagai jenis Theme.

Visual Style dan msstyles:

Visual Style dan msstyles merupakan hal yang sama. Sebenarnya Visual Style adalah jenis Tema dan msstyles adalah tipe file Windows yang mengacu pada Visual Style. Visual Styles hanya ada untuk Windows saja. Saat kamu mendownload theme pihak ke-3, sebenarnya kamu sedang mendownload Visual Style ^_^.
kamu bisa mengetahui apakah file yang didownload adalah Visual Style atau tidak dengan melihat ekstensi file-nya. Jika ada file yang berekstensi .msstyles, maka file tersebut benar-benar sebuah Visual Style. Masalahnya sangat sedikit orang yang menggunakan Visual Style, mereka lebih suka menggunakan Theme. Hal inilah yang membuat banyak orang bingung.

Visual Style vs Theme:

Karena  Theme dan Visual Style digunakan di Windows, jadi apa perbedaannya antara kedua jenis file tersebut??
Visual Style dapat mengubah tampilan Windows secara lengkap. Visual Style dapat mengubah Windows borders, tampilan Start Menu, Dialog Box, menu, dll. Visual Style memiliki kemampuan untuk customisasi Windows UI kamu secara penuh.
Di sisi lain, file theme hanya dapat mengubah warna windows, suara, ikon, wallpaper.

Theme vs Themepack:

Themepack adalah tipe file baru yang diperkenalkan pada Windows 7. Di sisi lain, tipe file theme sudah ada sejak zaman Windows 98 atau lebih tua (bisa dibilang tipe file theme adalah moyang-nya dari themepack).
Keduanya hampir sama hanya ekstensinya saja yang berbeda yang berbeda.
Saya harap, penjelasan di atas mampu menghapus kebingungan kamu. Silahkan bertanya jika ada yang belum jelas..

Cara Membuat Laporan Praktikum akhir FKIP Biologi Unsyiah

Jenis-Jenis Laporan Praktikum Mahasiswa FKIP Unsyiah

Bagi mahasiswa FKIP Biologi Unsyiah, membuat laporan praktikum merupakan hal yang wajib dikerjakan. Selanjutnya, ada 2 laporan praktikum yang harus dikerjakan oleh setiap mahasiswa FKIP Biologi Unsyiah.

Yang pertama adalah laporan praktikum mingguan. Laporan ini bersifat individu dan laporan ini HARUS diketik menggunakan Mesin Tik (walaupun banyak mengganggap hal ini sudah kuno, namun ini adalah Budaya kami mahasiswa FKIP Biologi Unsyiah, dan merupakan hal yang sangat sakral, kalau di Amerika, dikenal dengan sebutan “DADT” alias Don’t Ask Don’t Talk!, jadi jalanin aja, sabar-sabar aja ya). Selanjutnya, kertas yang dipakai untuk mengetik adalah A4, dengan pengaturan margin sebagai berikut :

Atas = 4 cm, Kiri = 4 cm, Bawah = 3 cm, dan Kanan = 2,5 cm.

Mengenai pengaturan bab-bab yang digunakan, biasanya akan ditempelkan beberapa minggu sebelum praktikum masuk (jadi sering-sering baca mading ya).

Yang kedua adalah Laporan Praktikum Akhir. Laporan ini bersifat kelompok dan dapat diketik dengan menggunakan Komputer (Alhamdulillah ya). Mengenai pengaturan margin dan jenis kertas yang digunakan sama seperti diatas. Namun, dalam mengetik Laporan akhir Praktikum, ada Format Yang Harus kalian ketahui.

Perhatikan Contoh Laporan Praktikum Akhir berikut!!



BAB II
SISTEM INTEGUMEN
5 November 2010

I.   Tujuan
     Setelah melakukan praktikum tentang sistem integument ini, mahasiswa mampu :
1.   Mengenali sistem integumen pada manusia.
2.    Mengenali sistem integumen pada ikan.
 
II.    Dasar Teori
       Sistem integumen tubuh terdiri dari drivat kuku, rambut, sel kelenjar dan beberapa reseptor kubus. Kulit adalah suatu organ kulit yang tersusun dari struktur jaringan yang bergabung menempatkan jaringan kubus (Sudjono, 1989 : 33).
        Selanjutnya, Lessen (1990 : 46),” Kulit terdiri atas 2 lapisan yaitu epidermis, suatu epitel berasal dari ectoderm dan di bawahnya epidermis atau korium berupa jaringan ikat padat”.
         Radiepoetro (1983 : 464) menambahkan,” Kulit terdiri dari epidermis yang melapisinya adalah epithelium, diantaranya sel-sel epithelium terdapat kelenjar uniseluler”.


III.  Alat dan Bahan
A.   Alat
      - Mikroskop
B.  Bahan
      - Bulu ayam
      - Cakar Ayam
      - Rambut manusia
      - Julung-julug (Hemichampus far)
      - Ikan terbang (Cypsilurus poeciploterus)
 
IV.   Cara Kerja
       1. Digambar dan diberi keterangan tentang epidermis yang terdiri dari Stratum korneum, stratum lucidum, stratum granulosum, dan stratum germinativum.
       2. Diberi dan diberi keterangan tentang dermis (korium) yang terdapat akar-akar rambut , kelenjar minyak, musculus arectores, pilorum, kelenjar keringat, pembuluh darah dan saraf.
      3. Digambar dan diberi keterangan tentang turunan kulit,
          a. Rambut manusia.
          b. Kuku, cakar, dan telapok.
          c. Bulu
      4. Digambar dan diberi keterangan sistem integument pada ikan
      5. Digambar dan diberi keterangan sistem integument pada Rana sp.

 
V. Hasil Pengamatan
Preparat : Keterangan :
 
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preparat : Keterangan :
 
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preparat : Keterangan :
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preparat : Keterangan :
 
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preparat : Keterangan :
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preparat : Keterangan :
 
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)
Preaparat : Keterangan :
 
Disetujui Asisten Meja
(Nama Asisten)





VI.  Pembahasan
      Pada kesempatan kali ini, membahas tentang sistem integument. Sistem Integumen adalah suatu sistem yang merupakan bagian terluar dari tubuh, yang terdiri dari kulit. Kulit pada vertebrata terdiri dari kulit tebal dan kulit tipis. Kulit tebal terdapat pada bagian tubuh yang banyak terjadi kontak aktif dengan sesuatu, misalnya kulit telapak tangan. Selanjutnya, kulit tipis terdapat pada bagian tubuh lainnya.
       Selanjutnya, kulit memiliki turunan yaitu bulu, kuku, cakar, telapok, dan rambut. Bulu terdapat pada kelas aves yang sangat berfungsi pada saat terbang sebagai pengatur arah aliran udara. Kuku dan cakar terdapat pada mammalia, yang berfungsi sebagai penatur suhu sekaligus sebagi senjata. Rambut juga terdapat pada pada mammalian yang berfungsi sebagai pengatur suhu.
       Sistem integument pada pisces terdiri dari sisik dan sirip. Sisik merupakan jaringan epidermis pada ikan, bentuknya transparan, licin, dan berbeda-beda pada setiap spesies ikan. Sisik ini mencegah masuknya organism berbahaya ke dalam tubuhnya. Sirip berfungsi pada saat ikan berenang. Siripini menyebabkan sebagian dapa berenang melawan arus air seperti pada ikan salmon.
       Selanjutnya, yang terakhir, fungsi dari sistem integument itu sendiri adalah menutup dan melindungi tubuh, juga mengatur suhu pada makhluk hidup.

 
VII.  Kesimpulan
       Setelah melakukan praktikum tentang sistem integument ini, maka dapat disimpulkan bahwa :
       1. Sistem integument merupakan sistem terluar tubuh.
       2. Sistem integument terdiri dari kulit dan turunannya.
       3. Pada kulit vertebrata, terdiri dari kulit tebal dan kulit tipis.
       4. Turunan dari kulit adalah rambut, kuku, cakar, telapok, dan bulu.
       5. Rambut adalah turunan dari kulit yang terdapat pada mammalian untuk melindungi tubuh.
      6. Kuku dan cakar adalah bagian dari mammalian yang dapat berfungsi sebagai senjata pada karnivora.
     7. Telapok terdapat pada hewan karnivora.
     8. Bulu terdapat pada kelas aves, untuk menjaga tubuhnya.
     9. Sisik dan sirip merupakan sistem integument ikan.
     10. Sistem integument berfungsi sebagai penjaga suhu tubuh, menutup, dan melindungi tubuh.
 
VIII.  Daftar Pustaka
        Lessen. 1990. Histologi. Jakarta. Erlangga.
        Radiepoetro. 1983. Zoologi. Jakarta. Erlangga.
        Soedjono, B. 1988. Anatomi dan Biologi Sel. Jakarta. Depdikbud.
 
Itulah contoh laporan praktikum akhir. Tips agar memperoleh nilai maksimal dalam laporan ini :
1. Buatlah sesuai perintah dan serapi mungkin dan sebersih mungkin (kalau bisa, debu dan lalat pun tidak boleh hinggap, jika ingin mengecek setelah mencetak, gunakan sarung tangan dan buka di ruang kedap udara).
2. Ketiklah materi yang ada di dalam laporan ini sesuai dengan laporan mingguan yang telah di evaluasi oleh asisten meja.
3. Pada Hasil Pengamatan, gambarlah hasil pengamatan seindah mungkin dan senyata mungkin (kalau bisa, memiliki efek 3D, sehingga gambarnya bergerak-gerak).
4. Pada Kesimpulan, ketiklah 10 butir kesimpulan dan sesuai dengan pembahasan.(Ingat! 10 butir, jika kurang, nilai kalian akan kurang, jika kalian buat lebih, Jangan Harap dapat nilai lebih).
 
Demikianlah beberapa Tips dari saya, semoga bermanfaat bagi semua pembaca. Terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca posting ini.