Showing posts with label Computer. Show all posts
Showing posts with label Computer. Show all posts

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer

Sebenarnya saya agak sulit dalam menentukan judul postingan kali ini. Pada awalnya saya ingin membuat judul dalam Bahasa Indonesia. Tujuannya adalah untuk memudahkan para pembaca dalam menemukan tips ini. Namun, karena sulit menemukan kata-kata yang “pas” dalam Bahasa Indonesia, akhirnya saya gabungkan saja antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Tahukah kalian apa auto-scrolling down itu?

Uncontrolled auto-scrolling down atau bergulir ke bawah secara otomtis dan tidak terkontrol (begitu kan ya?) adalah suatu permasalahan yang timbul dari kesalahan (error) pada keyboard komputer yang menyebabkan halaman akan turun/bergulir ke bawah/auto-scrolling down pada setiap bagian komputer yang kalian pilih/klik (Yulisman, 2017). Misalnya, kalian buka file Ms. Word yang memiliki 1000 halaman. Tanpa kalian klik apapun, tiba-tiba si komputer langsung membawa kalian ke lembah file 1000 halaman tersebut dan ketika kalian klik panah ke atas, kursor akan kembali lagi ke tempat semula. Hal ini juga berlaku ketika kalian menggunakan scrollbar. Ketika kalian membawa sudah berhasil men-scroll up sampai ke halaman pertama, begitu scrollbar-nya dilepas, maka dengan cepat komputer akan kembali terjungkal ke lembahnya lagi. Ternyata, masalah ini tidak hanya berlaku ketika membuka Ms. Word saja. Masalah ini akan muncul di semua program, baik di Explorer, Notepad, dan bahkan di browser kalian. Bayangkan ketika kalian ingin menonton video di Youtube, si komputer malah membawa kalian untuk turun membaca komentar yang paling bawah. Pasti menjengkelkan bukan?

Sebenarnya, postingan ini didasarkan pada kejadian nyata, bukan fiktif belaka. Alkisah pada suatu hari, istri saya melaporkan bahwa keyboard laptopnya bermasalah. Pada awalnya saya pikir itu bukanlah masalah yang besar, sehingga saya saya tidak langsung memeriksanya. Keesokan harinya, pada saat saya mencobanya, saya langsung berkesimpulan, “oh, ini tombol panah ke bawahnya yang rusak. Sepertinya tidak bisa saya buat, kita bawa ke tukang servis langganan saja”. Nah, Pada saat kami bawa ke tukang servis, lalu di coba oleh tukang servisnya, eh malah normal-normal saja. Namun ketika di coba oleh istri saya lagi, malah masalahnya mucul lagi. Akhirnya saya ambil kesimpulan, laptop ini di servis saja, dan kalau memang perlu, di ganti saja keyboardnya. Si tukang servisnya pun meng-iya-kan dan dia meminta waktu 4 jam. Daripada kami menunggu disitu memandangi si tukang servis yang mungkin saja dapat mengganggu konsentrasinya, kami memilih untuk mencari tempat makan saja. Setelah memesan makanan, baru pada suapan pertama, tiba-tiba ada yang menelpon saya. Ternyata si tukang servis. Dia menanyakan mengenai garansi laptop saya. Nah, karena masih bergaransi, si tukang servis tidak berani membukanya, dia hanya membersihkan dari luar saja, membersihkan debu-debu pada laptop yang sudah menumpuk. Setelah selesai makan, kami kembali ke tempat servis komputernya. Disitu dia menganjurkan untuk memperbaiki laptop ini ke service center saja. Namun saya tidak mau, karena pasti lama, dan istri saya pun sangat membutuhkan laptop ini. Akhirnya, saya hanya membayar biasa “bersih-bersih” laptop saja, sebesar 50ribu rupiah. Sudah capek, uang keluar, masalah masih ada.

Dalam perjalanan pulang, saya berpikir, kenapa tidak saya perbaiki sendiri saja. Biasanya, setiap ada laptop dan komputer orang yang rusak, itu saya senang {eh!). Maksudnya, ketika ada orang yang membawa laptop bermasalah ke saya, bagi saya, orang tersebut seperti membawa sebuah buku baru untuk saya baca, artinya, ada pengetahuan baru dari situ. Namun entah kenapa, kali ini saya terlalu cepat untuk menyerah dan langsung membawanya ke tukang servis. Akhirnya, malam itu juga, saya pelajari permasalahan laptop ini. Setelah browsing sana-sini, saya pun menemukan solusi dan mengatasi masalah keyboard tersebut.

Bagaimana saya melakukannya?

Ok, akan saya jelaskan sedikit mengenai SOP Penanganan Komputer Bermasalah. Sebelum kalian mengambil kesimpulan untuk memperbaiki hardware, selidiki terlebih dahulu software-nya. Pada kasus ini, permasalahannya dapat disebabkan oleh driver (device) keyboard, mouse, touchpad dan disebabkan oleh kesalahan registry. Biasanya, untuk menangani permasalahan dengan driver dan registry, cara cepatnya adalah install ulang komputer kalian. Namun, jika install ulang itu juga lama dan dapat menghapus semua kenangan di komputer kalian, maka perbaki saja driver dan registry tersebut.

Cara Pertama-Memperbaiki Software

  1. Buka Control Panel, lalu cari Device Manager
  2. Klik pada Keyboard. Biasanya, di bagian ini terdapat 2 sampai dengan 3 driver keyboard, yaitu HID Keyboard Device dan Standard PS/2 Keyboard.
  3. Klik kanan pada HID Keyboard Device, lalu pilih Uninstall Device. Lakukan hal yang sama pada Standard PS/2 Keyboard. Jangan restart komputer kalian pada saat ini, karena masih ada proses selanjutnya.
  4. Klik pada Mice and other pointing devices. Pada bagian ini, biasanya terdapat HID-compliant mouse dan driver touchpad bawaan merk komputer kalian, pada kasus saya, terdapat ASUS Touchpad.
  5. Lakukan hal yang sama seperti pada tahap 3. Setelah semuanya selesai di uninstall, restart komputer kalian.
  6. Jika masalahnya masih muncul, berarti sumber masalahnya bukan dari driver keyboard dan touchpad kalian. Namun, kalian jangan dulu membuka keyboard atau membawanya ke tukang servis komputer.
  7. Buka halaman web berikut ini: http://www.keyboardtester.com/tester.html
  8. Pada halaman web tersebut, kalian bisa melihat tombol yang sudah pernah ditekan/diaktifkan akan berwarna hijau. Pada kasus laptop saya, awalnya saya berpikir tombol panah ke bawah yang mengalami masalah, ternyata, yang bermasalah adalah tombol pdgn (page down) pada bagian keyboard numerik. Pada halaman KeyboardTester.com, tombol error itu ditandai dengan hijaunya tombol numerik 3.
  9. Hal selanjutnya semakin mudah, yang perlu kalian lakukan adalah men-disable tombol tersebut. Kalian tidak perlu mencabut tombol di keyboard untuk men-disable-nya. 
  10. Download dan install aplikasi Keytweak: http://keytweak.software.informer.com/2.3/
  11. Setelah di install, buka aplikasi tersebut
  12. Pada bagian Choose New Remapping, pilih tombol keyboard yang sedang bermasalah, lalu klik pada Disable. Selanjutnya klik Apply
  13. Restart komputer
  14. Kasus saya selesai pada tahap ini

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Device Manager

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Halaman KeyboardTester.com

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Aplikasi KeyTweak. Disini kalian bisa melihat saya sudah men-disable NumPad 3

Cara Kedua-Memperbaiki Hardware

Bagaimana jika masalahnya masih muncul?

Dapat dikatakan bahwa permasalahan yang sedang kalian hadapi ini berhubungan dengan hardware, bukan lagi software. Oleh sebab itu, kalian harus membuka dan membersihkan keyboard komputer kalian. Jika kalian tidak berani atau takut malah akan menambah masalah, ada baiknya kalian bawa komputer ke tukang servis terdekat di kota-kota kalian Akan tetapi, saya sarankan bawa ke tukang servis yang sudah kalian kenal.

Demikianlah postingan ini saya buat, semoga bermanfaat.

Ayat–Al-Quran Digital yang Powerfull

Bagi sebagian besar orang, Al-Quran adalah sesuatu yang penting, yang harus dibawa kemana pun ia pergi. Namun, saya akui, ini sulit saya terapkan. Berhubung saya sering bepergian sendiri, maka Al-Quran yang ada di dalam tas tentu saja terikut, bahkan ke toilet sekalipun. Nah, maka dari itulah saya mencari ide lain, mencari Al-Quran dalam bentuk softcopy, bukan hardcopy. Solusinya, ya dengan Al-Quran Digital. Mengenai hukum membawa masuk “laptop yang berisi Al-Quran Digital” ini, saya pernah berdiskusi dengan beberapa orang yang saya anggap mampu menjawab persoalan ini, salah satunya dosen saya, Bapak M. Diah Husin.

Saya : Pak, kalau Al-Quran dibawa masuk ke toilet, hukumnya bagaimana pak??

Pak Diah : Lebih bagus janganlah, kamu sudah tau tanyak lagi (kalau Anda sering berbicara dengan beliau pasti tau bagaimana cara bicara dosen yang satu ini)

Saya : Terus pak, kalau HP saya yang berisi ayat-ayat Al-Quran saya masukkan ke toilet, itu hukumnya bagaimana pak??

Pak Diah : Kalau itu, selama ayat-ayat itu tidak disuarakan, ataupun tidak dibaca di dalam toilet, ya tidak apa-apa, tapi nanti saya akan kabari lagi…

2 Hari kemudian

Pak Diah : Hendra, kamu kemarin tanya masalah HP yang berisi ayat-ayat Al-Quran yang dibawa masuk ke toilet kan??? (Pak Diah tiba-tiba bertanya di tengah kegiatan perkuliahan, dan memang sudah menjadi kebiasaan Pak Diah selalu mengaitkan antara materi kuliah dengan hal yang lain, terutama yang berhubungan dengan Islam)

Saya : Benar pak…

Pak Diah : Sebenarnya HP itu sama dengan Kepala Kita. Di dalam Kepala Kita, ada ayat-ayat Al-Quran, tetapi kalau orang minta buktinya, ya kita suarakan, kita ngaji. Begitu juga dengan HP. Di dalam HP ada ayat-ayat Al-Quran, tapi tidak jelas dimananya. Kalau di memori, memori bagian mana, kan di memori HP tidak cuma ada ayat Al-Quran saja, ada nomor HP orang, ada SMS orang. . .Jadi selama HP tidak dibuka dan disuarakan ayat-ayat Al-Quran (saya pikir maksud dari Pak Diah adalah ayat tersebut tidak tampak) itu di dalam toilet, maka dibolehkan…itu menurut yang bapak baca..

 

Nah, jawaban dari Pak Diah tadi hampir sama dengan pendapat sebagian besar ulama, yaitu BOLEH, selama tidak baca Al-Quran…tidak membunyikan lantunan ayat Al-Quran, maka boleh…

 

Ok, sekarang kita lanjut ke “Ayat – Al-Quran Digital”.

capture-20130131-194809

Software ini adalah Freeware/Aplikasi Gratis, yang dibuat oleh King Saud University, atas bantuan Raja Fahd. Banyak kelebihan dari Ayat – Al-Quran Digital ini, diantaranya:

  • Freeware.
  • Mendukung Windows (XP, 7, 8), Linux, serta Mac
  • Tersedia terjemahan dalam bahasa Indonesia.
  • Tersedia Pewarnaan Hukum Tajwid (Harus di download pada setiap halaman yang diinginkan)
  • Tersedia Suara Qori (Harus di download pada setiap halaman yang diinginkan, tapi jangan takut, setiap 1 file ayat Qori, ukuran filenya jarang yang sampai 1 Mb)
  • Tidak membuat kinerja PC kamu lambat.

Ok, untuk mendownloadnya, kamu bisa mengunjungi situs ini

 

Ayat – Al-Quran Digital

 

Saran, setelah kamu masuk ke halaman tersebut, maka pilih Bundled Version ---> Pilih Qori ---> Pilih Download Bundled Version. Ukuran file biasanya lebih dari 600 Mb, tapi jangan takut, download saja pakai IDM, karena linknya bisa di Pause dan Resume.

 

Note:

Khusus mahasiswa FKIP Unsyiah, link download akan menyusul.

Cara Merubah Tampilan Windows Starter dan Home Basic

Windows 7 Starter dan Home Basic memang sangat berbeda dari Windows 7 Profesional, apalagi 7 Ultimate. Nah, karena yang akan kita bahas mengenai tampilan dari Windows 7 tersebut, maka akan saya tampilkan perbedaan dukungan tampilan terhadap masing-masing Windows 7 tersebut.

Windows 7 Starter

  • Tidak ada Windows Aero Glass, atau tampilan transparant.
  • Wallpaper dan Visual Style tidak bisa diganti, sewaktu klik kanan di desktop, tidak ada pilihan Personalize.

Windows 7 Home Basic

  • Sudah ada dukungan Windows Aero Glass, namun tidak secara penuh.
  • Wallpaper dan Visual Style tidak bisa diganti, namun dapat digunakan software pihak ketiga, seperti Stardock My Color.

Windows 7 Home Premium

  • Sudah mendukung Windows Aero Glass.
  • Wallpaper dan Visual Style sudah bisa diganti.

Windows 7 Professional

  • Sudah mendukung Windows Aero Glass.
  • Wallpaper dan Visual Style sudah bisa diganti.

Windows 7 Enterprise

  • Sudah mendukung Windows Aero Glass.
  • Wallpaper dan Visual Style sudah bisa diganti.

Windows 7 Ultimate

  • Sudah mendukung Windows Aero Glass.
  • Wallpaper dan Visual Style sudah bisa diganti.

 

Nah, bagaimana??? Sudah tahu bukan, bagaimana masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Namun sekarang, bagi kamu pengguna Windows 7 Starter dan Home Basic, jangan berkecil hati karena telah membeli Netbook dengan Pre-Installed Windows 7 Starter atau Home Basic, karena kamu bisa menggunakan tool ini untuk mengaktifkan Windows Aero Glass dan Patch system kamu, namanya adalah Aero Patch dari Mr. Dusha.

Tool ini mangaktifkan:

  • Aero Glass dan penggantian warna.
  • Theme pihak ketiga (3rd party Theme).
  • Peak, Shake dan Winflip 3D.
  • Support Full Themes

Ayo, pengguna Windows 7 Starter dan Home Basic, segera Download.

Download Aero Patch for Windows 7 Starter dan Home Basic

 

Note: untuk menambah wawasan kamu mengenai tool ini, kamu dapat membaca beberapa komentar dari para user yang telah mencoba tool ini, dan mengenai cara instal dan fiturnya, kamu dapat menonton video ini.

Silahkan berkomentar jika ada hal yang belum jelas.

Jika ada hal yang menurut kamu kurang jelas, silahkan bertanya. Selamat mencoba, semoga beruntung.

Cara Pin Drive atau Folder ke Taskbar

Bebera hari yang lalu, teman saya mengalami masalah dengan komputernya. Ia ingin meletakkan (Pin) folder musiknya ke dalam Taskbar. Setelah saya coba berulang-ulang kali, namun hasilnya tetap nihil. Setiap kali saya mencoba meletakkannya, yang keluar perintah “Pin to Windows Explorer”, bukan “Pin to Taskbar”.

Nah, jika sudah begitu, jika kita “Click” folder tersebut, maka yang terbuka adalah folder My Library, bukan Folder Musik yang “si teman” inginkan.
Jadi, bagaimana caranya????

Daripada lama-lama, Ayo kita mulai!!!
  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat Shortcut baru, atau “Create A New Shortcut”. Untuk itu, klik kanan pada Desktop kamu, lalu New > Shortcut.
  • Selanjutnya, akan muncul Wizard “Create Shortcut”. Lalu, kamu harus memasukkan perintah berikut:

explorer "drive:\nama folder"
atau, saya mengambil contoh:
explorer "E:\Master Software"

  • Setelah memasukkan perintah di atas, maka klik Next. Lalu akan muncul tampilan untuk memberi nama Shortcut Kamu.
  • Klik Finish. Dan Shortcut kamu telah selesai.
  • Sekarang, jika kamu ingin mengganti Icon Shrotcut kamu, maka kamu hanya perlu klik kanan di Shortcut kamu tersebut, lalu klik Change Icon > Pilih Icon yang Kamu inginkan > Klik Ok.



Edit in Properties2
Change Icon2


  • Setelah selesai, maka kamu hanya tinggal “Drag and Drop” di Taskbar kamu.

Nah, dari gambar sudah terlihat bukan, yang sebelumnya “Pin to Windows Explorer”, sekarang sudah menjadi “Pin to Taskbar”. Hal ini berarti, folder kamu sudah tertempel di Taskbar, dan ketika kamu klik, maka langsung menuju file-file kesukaan kamu. Selamat!!!

Cara Menginstal 3rd Party Theme Pada Windows

Mengingat beberapa hari yang akan datang, saya akan lebih banyak memposting tentang Windows Visual Style. Seperti yang sudah saya katakan sebelumya, terdapat banyak perbedaan antara Skin Pack dan Visual Style. Nah, dalam menggunakan Visual Style ini, kamu harus menggunakan beberapa Tools terlebih dahulu. Diantaranya adalah :
  1. Theme Patcher : Tool ini membuat system Windows kamu mampu membaca file .theme yang akan kamu gunakan. Jangan sekali-kali mencoba menginstal VS sebelum kamu menggunakan tool ini.
  2. StartOrb Changer : Tool ini berfungsi untuk mengganti tampilan StartButton Windows kamu.
Ok, itulah 2 tools yang sangat penting dalam penginstalan Visual Style. Sekarang, saya akan memberikan beberapa contoh dari masing-masing tool tersebut.

1. Theme Patcher.

Dari yang saya ketahui terdapat beberapa Theme Patcher yang tersedia secara gratis di internet, antara lain adalah :
1. Universal Theme Patcher (Recommended)
Universal Theme Patcher adalah Theme Patcher tool yang paling banyak digunakan. Tool ini dapat digunakan di semua sistem Windows, baik itu Windows XP SP2/SP3, Server 2003, Vista SP1/SP2, Server 2008 and Windows 7. Dan dapat juga digunakan pada system 32-bit (x86) dan 64-bit (x64). Untuk mendownload tool ini, Klik link berikut :

Download Universal Theme Patcher

Cara menginstalnya :
1. Extract file dari hasil download, lalu Run-kan saja, lalu pilih Language yang ingin kamu gunakan.
2. Klik tombol OK, lalu tool ini akan mendeteksi System yang kamu gunakan dan meminta konfirmasi dari kamu.
3. Klik pada tombol Yes. Maka akan tertampil tampilan berikut.
Universal_Theme_Patcher_Main_Screen
4. Klik semua tombol Pacth. Jangan takut, karena begitu kamu klik tombol Patch, maka secara otomatis File tersebut akan di back-up sehingga tombol Restore akan muncul.
5. Restart Komputer kamu. Sekarang kamu sudah bisa menggunakan 3rd Party Theme atau Visual Style favorite kamu.

2. VistaGlazz

Tool ini gratis dan sangat mudah digunakan. Tool ini dapat berjalan di Windows XP, Vista, 7.

Download VistaGlazz

Setelah selesai download, Run-kan program ini. Lalu Accept Agreement-nya, lalu klik pada Icon Komputer yang ada pada tampilan tool tersebut. Selesai.
VistaGlazz2

Itulah 2 Tools yang saya anggap sangat mudah digunakan untuk Theme Patcher. Dan yang terbaik adalah kedua tools tersebut tersedia secara Gratis. Selanjutnya, kamu hanya butuh 1 KALI PATCH. INGAT!!, 1 KALI PATCH SUDAH CUKUP.
Sekarang, kita lanjut ke Tool StartOrb Changer. Satu-satunya tool yang saya ketahui mampu mengganti StartOrb Windows adalah StartOrbz Changer. Kamu bisa mendownloadnya disini :

Download StartOrbz Changer

Setelah selesai download, maka Run-kan tool tersebut, lalu Cari Directory Penyimpanan StartOrb kamu.

Ok, sekarang kita masuk ke penyimpanan dan penginstalan 3rd Party Theme atau Visual Style.
1. Extract file Visual Style yang sudah kamu download.
2. Copy file .theme dan folder yang berisi file .msstyles ke :
  • Directory Instalan Windows kamu, biasanya C :  > Windows > Resource > Theme.
3. Sekarang, Double-Click pada .theme hasil paste kamu tadi.
4. Selamat. Visual Style favorite kamu sudah terinstal.
Jika kamu belum bisa, atau ada yang belum jelas, silahkan meninggalkan komentar di bawah ini. Terima Kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat.

Perbedaan antara Theme, ThemePack, Skin, Visual Style, dan msstyle Pada Windows



Banyak orang yang bingung dengan berbagai istilah yang terkait dengan kustomisasi Windows.Sebenarnya banyak situs yang menawarkan te
8_skin_pack_7_0_x86_by_hameddanger-d4dbjdv
ma untuk Windows yang bisa di download secara gratis dan beberapa situs juga menyediakan Skin secara gratis. Ada beberapa situs menyediakan .themepack file dan ada juga yang menyediakan .msstyles file yang bisa di download secara gratis. Bingung? File mana yang harus kamu download dan yang tidak?



Saya tahu, masih banyak yang bertanya "Apa itu file themepack?", "Apa yang dimaksud dengan Visual Style?" dan seterusnya ...

Hari ini di topik ini, kita akan menghapus semua kebingungan itu! Saya akan menjelaskan apa yang semua istilah tersebut?

Jadi tanpa membuang-buang waktu, ayo kita pelajari tentang beberapa nama tadi. Dalam Education kali ini, kita akan mendefinisikan istilah-istilah berikut:


Theme

Skin

Themepack

Visual Style

msstyles


Semua kata di atas sering digunakan dalam mendefinisikan sebuah tema Windows dan kita akan segera tahu perbedaan dari kata-kata tersebut:

Theme vs Skin:


Pada dasarnya, theme dan Skin adalah sama. Ketika kita berbicara tentang Windows, kita selalu menggunakan istilah "Theme", di sisi lain ketika kita berbicara tentang aplikasi seperti WinRAR, Winamp, Yahoo! Messenger, dll, kita menggunakan istilah "Skin". Se
neon_skin_pack_2_0_x86
bagai contoh, saat kamu mencari theme Windows di Googel, kamu akan mengetik “Free Download Windows Theme” untuk Windows atau “Free Download Yahoo! Messenger Skin “ untuk Yahoo! Messenger.

Jika kita menggunakan software pihak ke-3 untuk menyesuaikan tampilan Windows, kita menggunakan istilah "Skin". Sebagai contoh, “Download  Free WindowBlinds Skin for Windows”, dll

Jadi Tema dan Skin mengacu pada hal yang sama.

Themepack:

Themepack adalah tipe file baru yang diperkenalkan oleh Microsoft pada Windows 7. Pada dasarnya berisi koleksi wallpaper, ikon, suara, dan pengaturan warna untuk meng-customisasi Windows 7 yang sesuai dengan slogannya look-n-feel. Kamu bisa meenganggap Themepack sebagai jenis Theme.

Visual Style dan msstyles:

Visual Style dan msstyles merupakan hal yang sama. Sebenarnya Visual Style adalah jenis Tema dan msstyles adalah tipe file Windows yang mengacu pada Visual Style. Visual Styles hanya ada untuk Windows saja. Saat kamu mendownload theme pihak ke-3, sebenarnya kamu sedang mendownload Visual Style ^_^.
kamu bisa mengetahui apakah file yang didownload adalah Visual Style atau tidak dengan melihat ekstensi file-nya. Jika ada file yang berekstensi .msstyles, maka file tersebut benar-benar sebuah Visual Style. Masalahnya sangat sedikit orang yang menggunakan Visual Style, mereka lebih suka menggunakan Theme. Hal inilah yang membuat banyak orang bingung.

Visual Style vs Theme:

Karena  Theme dan Visual Style digunakan di Windows, jadi apa perbedaannya antara kedua jenis file tersebut??
Visual Style dapat mengubah tampilan Windows secara lengkap. Visual Style dapat mengubah Windows borders, tampilan Start Menu, Dialog Box, menu, dll. Visual Style memiliki kemampuan untuk customisasi Windows UI kamu secara penuh.
Di sisi lain, file theme hanya dapat mengubah warna windows, suara, ikon, wallpaper.

Theme vs Themepack:

Themepack adalah tipe file baru yang diperkenalkan pada Windows 7. Di sisi lain, tipe file theme sudah ada sejak zaman Windows 98 atau lebih tua (bisa dibilang tipe file theme adalah moyang-nya dari themepack).
Keduanya hampir sama hanya ekstensinya saja yang berbeda yang berbeda.
Saya harap, penjelasan di atas mampu menghapus kebingungan kamu. Silahkan bertanya jika ada yang belum jelas..

Windows Media Center Open Without Command (open automatically)

2 days ago, one of my friends came and brought his friend's laptop. He told me that he want to re-install the laptop because all the programs that exist in the laptop has been locked.
Once I see it, it's true, all the computer program's icon into the icon windows media center (except for Adobe Reader). I tried to go into "msconfig", but that opens the Windows Media Center. This also happens when I try "Run".
I do not stop here, there are several other ways that I do, such as:
  • Trying to get into the Turn Windows features on or off. But I failed, because when I click “Turn Windows features on or off”, it’s open the WMC (Windows Media Center). However, if you can go into this feature, you should to uncheck the Windows Media center. Here's how:
    • Select the Start menu, then select Control Panel.
    • Select the program and features.
    • On the left side of Windows Programs and Features, select “Turn Windows features on or off”.

    • Windows features will appear, and then locate and click the Media Center, remove the check in Windows Media Player.
Windows Features
    • Restart your computer.

  • Tries through Default Programs. In this way, I tried to enter the "Set Program Access and Computer Defaults, but still appear Windows Media Center. If there are can go into this feature, then follow the following ways:
  • Select the Start menu, then select Default Programs.
  • Then select “Set Program Access and Computer Defaults, then select “Custom”.
  • Find “choose a default media player”, check your media player on your computer other than Windows Media Center.
  • Restart your Computer.

As I say, both the above does not work on the laptop earlier. Therefore, I mentioned to meet my best seniors on campus. The one says that the computer has to be reinstalled because of the damage caused by viruses. Another senior who said that the windows registry that has been damaged windows. Eureka .. this is the way I think is very logical, because the virus has been developed at this stage of the registry so it can close other programs that exist on the laptop.
Finally I tried it. But before that, you the first thing that you should do is to turn off service of the Windows Media Center, so that you can open "regedit". Here's how to turn off the service from Windows Media Center:
  • Open the start menu then type “service”, and select those services.
service
  • Discover Windows Media Center Receiver Service, and click 2 times after it was discovered
  • On the General tab, find the “startup type”, then change to “Disable”
  • Also Discover Windows Media Center Scheduler Service, and do the same thing as above

Now the service of your Windows Media Center has stopped. Next, you must have another computer that is normal to be able to backup the registry, in this case I use CCleaner. After doing a normal backup of the computer registry, then add this registry into the Archive by using WinRar, then copy it into the broken computer and click 2 times on a registry backup before, once completed, restart your computer. This works on the computer I mentioned above.
So this is the tips and tricks from me, if still can not be done, please give comments below. Thanks for reading.