Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer

Sebenarnya saya agak sulit dalam menentukan judul postingan kali ini. Pada awalnya saya ingin membuat judul dalam Bahasa Indonesia. Tujuannya adalah untuk memudahkan para pembaca dalam menemukan tips ini. Namun, karena sulit menemukan kata-kata yang “pas” dalam Bahasa Indonesia, akhirnya saya gabungkan saja antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Tahukah kalian apa auto-scrolling down itu?

Uncontrolled auto-scrolling down atau bergulir ke bawah secara otomtis dan tidak terkontrol (begitu kan ya?) adalah suatu permasalahan yang timbul dari kesalahan (error) pada keyboard komputer yang menyebabkan halaman akan turun/bergulir ke bawah/auto-scrolling down pada setiap bagian komputer yang kalian pilih/klik (Yulisman, 2017). Misalnya, kalian buka file Ms. Word yang memiliki 1000 halaman. Tanpa kalian klik apapun, tiba-tiba si komputer langsung membawa kalian ke lembah file 1000 halaman tersebut dan ketika kalian klik panah ke atas, kursor akan kembali lagi ke tempat semula. Hal ini juga berlaku ketika kalian menggunakan scrollbar. Ketika kalian membawa sudah berhasil men-scroll up sampai ke halaman pertama, begitu scrollbar-nya dilepas, maka dengan cepat komputer akan kembali terjungkal ke lembahnya lagi. Ternyata, masalah ini tidak hanya berlaku ketika membuka Ms. Word saja. Masalah ini akan muncul di semua program, baik di Explorer, Notepad, dan bahkan di browser kalian. Bayangkan ketika kalian ingin menonton video di Youtube, si komputer malah membawa kalian untuk turun membaca komentar yang paling bawah. Pasti menjengkelkan bukan?

Sebenarnya, postingan ini didasarkan pada kejadian nyata, bukan fiktif belaka. Alkisah pada suatu hari, istri saya melaporkan bahwa keyboard laptopnya bermasalah. Pada awalnya saya pikir itu bukanlah masalah yang besar, sehingga saya saya tidak langsung memeriksanya. Keesokan harinya, pada saat saya mencobanya, saya langsung berkesimpulan, “oh, ini tombol panah ke bawahnya yang rusak. Sepertinya tidak bisa saya buat, kita bawa ke tukang servis langganan saja”. Nah, Pada saat kami bawa ke tukang servis, lalu di coba oleh tukang servisnya, eh malah normal-normal saja. Namun ketika di coba oleh istri saya lagi, malah masalahnya mucul lagi. Akhirnya saya ambil kesimpulan, laptop ini di servis saja, dan kalau memang perlu, di ganti saja keyboardnya. Si tukang servisnya pun meng-iya-kan dan dia meminta waktu 4 jam. Daripada kami menunggu disitu memandangi si tukang servis yang mungkin saja dapat mengganggu konsentrasinya, kami memilih untuk mencari tempat makan saja. Setelah memesan makanan, baru pada suapan pertama, tiba-tiba ada yang menelpon saya. Ternyata si tukang servis. Dia menanyakan mengenai garansi laptop saya. Nah, karena masih bergaransi, si tukang servis tidak berani membukanya, dia hanya membersihkan dari luar saja, membersihkan debu-debu pada laptop yang sudah menumpuk. Setelah selesai makan, kami kembali ke tempat servis komputernya. Disitu dia menganjurkan untuk memperbaiki laptop ini ke service center saja. Namun saya tidak mau, karena pasti lama, dan istri saya pun sangat membutuhkan laptop ini. Akhirnya, saya hanya membayar biasa “bersih-bersih” laptop saja, sebesar 50ribu rupiah. Sudah capek, uang keluar, masalah masih ada.

Dalam perjalanan pulang, saya berpikir, kenapa tidak saya perbaiki sendiri saja. Biasanya, setiap ada laptop dan komputer orang yang rusak, itu saya senang {eh!). Maksudnya, ketika ada orang yang membawa laptop bermasalah ke saya, bagi saya, orang tersebut seperti membawa sebuah buku baru untuk saya baca, artinya, ada pengetahuan baru dari situ. Namun entah kenapa, kali ini saya terlalu cepat untuk menyerah dan langsung membawanya ke tukang servis. Akhirnya, malam itu juga, saya pelajari permasalahan laptop ini. Setelah browsing sana-sini, saya pun menemukan solusi dan mengatasi masalah keyboard tersebut.

Bagaimana saya melakukannya?

Ok, akan saya jelaskan sedikit mengenai SOP Penanganan Komputer Bermasalah. Sebelum kalian mengambil kesimpulan untuk memperbaiki hardware, selidiki terlebih dahulu software-nya. Pada kasus ini, permasalahannya dapat disebabkan oleh driver (device) keyboard, mouse, touchpad dan disebabkan oleh kesalahan registry. Biasanya, untuk menangani permasalahan dengan driver dan registry, cara cepatnya adalah install ulang komputer kalian. Namun, jika install ulang itu juga lama dan dapat menghapus semua kenangan di komputer kalian, maka perbaki saja driver dan registry tersebut.

Cara Pertama-Memperbaiki Software

  1. Buka Control Panel, lalu cari Device Manager
  2. Klik pada Keyboard. Biasanya, di bagian ini terdapat 2 sampai dengan 3 driver keyboard, yaitu HID Keyboard Device dan Standard PS/2 Keyboard.
  3. Klik kanan pada HID Keyboard Device, lalu pilih Uninstall Device. Lakukan hal yang sama pada Standard PS/2 Keyboard. Jangan restart komputer kalian pada saat ini, karena masih ada proses selanjutnya.
  4. Klik pada Mice and other pointing devices. Pada bagian ini, biasanya terdapat HID-compliant mouse dan driver touchpad bawaan merk komputer kalian, pada kasus saya, terdapat ASUS Touchpad.
  5. Lakukan hal yang sama seperti pada tahap 3. Setelah semuanya selesai di uninstall, restart komputer kalian.
  6. Jika masalahnya masih muncul, berarti sumber masalahnya bukan dari driver keyboard dan touchpad kalian. Namun, kalian jangan dulu membuka keyboard atau membawanya ke tukang servis komputer.
  7. Buka halaman web berikut ini: http://www.keyboardtester.com/tester.html
  8. Pada halaman web tersebut, kalian bisa melihat tombol yang sudah pernah ditekan/diaktifkan akan berwarna hijau. Pada kasus laptop saya, awalnya saya berpikir tombol panah ke bawah yang mengalami masalah, ternyata, yang bermasalah adalah tombol pdgn (page down) pada bagian keyboard numerik. Pada halaman KeyboardTester.com, tombol error itu ditandai dengan hijaunya tombol numerik 3.
  9. Hal selanjutnya semakin mudah, yang perlu kalian lakukan adalah men-disable tombol tersebut. Kalian tidak perlu mencabut tombol di keyboard untuk men-disable-nya. 
  10. Download dan install aplikasi Keytweak: http://keytweak.software.informer.com/2.3/
  11. Setelah di install, buka aplikasi tersebut
  12. Pada bagian Choose New Remapping, pilih tombol keyboard yang sedang bermasalah, lalu klik pada Disable. Selanjutnya klik Apply
  13. Restart komputer
  14. Kasus saya selesai pada tahap ini

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Device Manager

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Halaman KeyboardTester.com

Cara Mengatasi Uncontrolled Auto Scrolling Down pada Komputer
Tampilan Aplikasi KeyTweak. Disini kalian bisa melihat saya sudah men-disable NumPad 3

Cara Kedua-Memperbaiki Hardware

Bagaimana jika masalahnya masih muncul?

Dapat dikatakan bahwa permasalahan yang sedang kalian hadapi ini berhubungan dengan hardware, bukan lagi software. Oleh sebab itu, kalian harus membuka dan membersihkan keyboard komputer kalian. Jika kalian tidak berani atau takut malah akan menambah masalah, ada baiknya kalian bawa komputer ke tukang servis terdekat di kota-kota kalian Akan tetapi, saya sarankan bawa ke tukang servis yang sudah kalian kenal.

Demikianlah postingan ini saya buat, semoga bermanfaat.

Awardee LPDP PK 41 -  Catureka Mandala.

Seorang Pengajar yang sedang Belajar. Softcore gamer. Sangat tertarik dengan IT, Mikrobiologi dan Media Pembelajaran.

This Is The Newest Post

2 comments

Benar bang. Ada penambahan nanti di postingan ini bang

Peraturan dalam Memberi Komentar

- Diharapkan menggunakan kata-kata yang santun, baik, dan sopan.
- Berkomentarlah sesuai dengan topik (relevan).
- Dilarang keras memberi komentar yang mengandung SARA, pornografi, kekerasan, dan pelecehan.
- Komentar dengan link promo akan masuk spam.

Terima kasih.
P.s. Silahkan klik pada tombol Emoticon jika ingin memasukkan emoticon.
EmoticonEmoticon